LombokPost – DPD Partai Hanura NTB mulai melakukan konsolidasi internal. Sejauh ini, Hanura telah menuntaskan Musyawarah Cabang (Muscab) di tujuh kabupaten/kota.
Agenda utama adalah pemilihan ketua DPC periode 2025-2030.
Ketua DPD Hanura NTB Ahmad Dahlan mengatakan muscab sudah berlangsung di DPC Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Lombok Timur (Lotim), Kabupaten Lombok Utara (KLU), Kabupaten Dompu, Kota Bima, dan Kabupaten Bima.
"Jadi masih tersisa tiga DPC lagi yang akan segera digelar," kata Ahmad Dahlan, Rabu (29/10).
Tiga DPC yang belum menggelar muscab adalah Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Kabupaten Sumbawa, dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).
"Ini segera kami jadwalkan dalam waktu dekat. Pokoknya sampai Desember ini sudah tuntas," jelas Dahlan.
Disampaikan, agenda muscab hanya sebatas pemilihan ketua DPC. Setelah itu ketua terpilih ditugaskan sebagai formatur untuk membentuk struktur pengurus.
Dahlan menekankan agar para ketua DPC terpilih segera melakukan langkah-langkah strategis.
Seperti melakukan penguatan kaderisasi, pembangunan komunikasi lintas elemen, hingga pembentukan struktur partai yang solid di setiap kecamatan dan desa.
"Setelah semuanya selesai nanti kami lakukan pelantikan serentak seluruh DPC Hanura se-NTB," paparnya.
Dalam arahannya, anggota DPRD NTB itu menegaskan pentingnya soliditas, disiplin organisasi, dan semangat kebersamaan seluruh kader dalam membesarkan partai menjelang kontestasi politik 2029.
"Muscab ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi momentum konsolidasi untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput. Kita ingin Hanura benar-benar hadir sebagai rumah aspirasi rakyat," tegasnya.
Lebih lanjut, Ahmad Dahlan menyampaikan bahwa seluruh tahapan konsolidasi tersebut merupakan bagian dari persiapan besar Hanura NTB dalam menghadapi pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Dengan begitu parpol nomor urut 10 itu diharapkan memiliki infrastruktur politik yang kuat.
"Dengan muscab ini Hanura mulai menyiapkan infrastruktur politik yang kuat, kader yang militan, dan strategi yang matang untuk menghadapi Pileg dan Pilkada," tegasnya.
Dahlan bilang, dengan kerja keras para kader Hanura NTB bisa mengerek jumlah kursi di parlemen. Baik DPRD kabupaten/kota, DPRD Provinsi NTB dan DPR RI.
Untuk DPRD kabupaten/kota, contohnya, saat ini Hanura masih memiliki 9 kursi. Nah, dalam kepemimpinannya nanti, dia ingin mengereknya menjadi 20-an kursi.
Semua DPRD kabupaten/kota harus terisi. Tidak seperti saat ini masih kosong di tiga daerah. Yaitu Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Kabupaten Lombok Utara (KLU).
"Pada 2029 semua harus dapat DPRD. Kami sudah siapkan kader kader potensial dan menggaet tokoh-tokoh masyarakat sebagai vote getter," ucapnya.
Target tinggi juga ditetapkan untuk DPRD NTB. Pada 2029 ditarget menjadi lima kursi dari saat ini hanya satu kursi.
Untuk meraih target itu, pihaknya mengaktifkan konsolidasi partai. Salah satunya lewat muscab yang digelar di seluruh DPC.
Baca Juga: Ditinggal Gerbong NW Hanura NTB Tetap Optimis Hadapi Pemilu
"Saya kira target kami ini cukup realistis," tandas anggota DPRD NTB dua periode itu.
Editor : Akbar Sirinawa