LombokPost — Politisi PDI Perjuangan (PDIP) punya ketertarikan yang kuat terhadap benda-benda kuno. Dia pun banyak mengoleksi benda-benda klasik yang menjadi warisan adiluhung budaya Sasak Lombok.
Salah satunya lontar yang sudah berusia ratusan tahun. Tulisan dalam aksara Sasak kuno itu berisi sejumlah tembang. Seperti tembang asmarandana. Tembang ini berisi tentang puji-pujian kepada Allah SWT dengan kalimat pembuka "Ingsun amimiti amuji. Anebut namaning Allah".
Artinya, "Saya memulai dengan mengingat atau memuji. Dengan menyebut nama Allah".
Baca Juga: Refleksi atas Instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan dan Kegelisahan Lapangan tentang Ketahanan Pangan
"Kalimat dalam tebang ini punya padanan seperti Bismillahirrahmanirrahim. Makanya dibaca sebelum memulai sesuatu," kata Hakam kepada Lombok Post.
Kendati bukan asli Lombok, Hakam berupaya tetap mencintai adat dan tradisi masyarakat Bumi Gora. "Bisa saya ini harta karun. Maka perlu disimpan supaya nggak punah," ujar pria asal Jombang, Jawa Timur, itu.
Selain lontar, Hakam juga mengoleksi ratusan keping koin kuno zaman Belanda hingga Jepang.
Baca Juga: PDIP NTB Turun Tangan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kalimango Sumbawa
Benda-benda itu banyak diperoleh di pasar loak seperti Pasar Cakranegara, Sweta dan Ampenan, Kota Mataram. Daripada berakhir menjadi rongsokan, Hakam pun berinisiatif untuk menyelamatkannya.
"Benda-benda ini sebagian ada yang saya dibeli dan sebagian lagi didapat dengan cara dibarter dengan benda lain. Banyak juga saya dapat dari pemilik rumah-rumah kuno di Kota Tua Ampenan," tuturnya.
Karena kegemarannya menyelamatkan benda klasik, kini dengan cepat pedagang rongsokam di pasar loak mengenal Hakam sebagai pembeli barang lawas.
Baca Juga: Rumah Anak Ranting Ludes Terbakar, DPC PDI Perjuangan Lombok Timur Bergerak Cepat Beri Bantuan
Sejumlah orang atau pedagang datang langsung ke rumah Hakam di Labuapi, Lombok Barat, untuk mengantar barang tersebut.
"Karena mereka sudah tahu saya mau beli. Sebagian lagi saya barter dengan barang yang lain," tutur Sekretaris DPD PDIP NTB itu. (mar/r2)
Editor : Redaksi