Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Turun Jemput Bola, KPU NTB Buka Akses Layanan Data Pemilih ke Rumah Warga 

Umar • Rabu, 17 Juni 2026 | 14:18 WIB
Jajaran KPU NTB yang tergabung dalam Tim GoVote siap melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) ke wilayah Kabupaten Lombok Utara (KLU), Senin (15/6).
Jajaran KPU NTB yang tergabung dalam Tim GoVote siap melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) ke wilayah Kabupaten Lombok Utara (KLU), Senin (15/6).

LombokPost – KPU NTB terus melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029. Menariknya, kali ini dilakukan langsung ke rumah warga di wilayah Kabupaten Lombok Utara (KLU). Pemuktahiran melalui program inovasi GoVote itu dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah. 

"Kunjungan ke rumah ini dilakukan tim GoVote karena beberapa laporan oleh warga langsung," kata Ketua KPU NTB Muhammad Khuwailid, Selasa (16/6). 

Kegiatan tersebut juga dikuti jajaran Bawaslu NTB. Hal ini menjadi bentuk sinergi antarlembaga dalam memastikan pelaksanaan pencocokan dan penelitian terbatas (Coktas) berjalan sesuai prosedur. 

Baca Juga: KPU NTB Terus Update Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan

Disampaikan ada beberapa laporan di Lombok Utara yang masuk ke KPU NTB melalui aplikasi GoVote. Di antaranya anggota keluarga yang sudah meninggal dunia dan pindah domisili. Baik pindah ke luar daerah maupun dalam daerah di wilayah Provinsi NTB. 

Serta masyarakat yang memerlukan pembaruan data kepemiluan. "Kami ingin memastikan akurasi data ini agar tidak keliru dalam pemuktahiran data pemilih," jelas Khuwailid. 

Tim GoVote KPU NTB dan jajaran KPU KLU langsung mendatangi warga untuk memastikan warga terlayani dan teredukasi dengan baik. Warga yang melayangkan pengaduan didata satu per satu. Ini agar data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Pemilu 2029 Dominasi Pemilih Muda, KPU Gencarkan Pendidikan Politik Berkelanjutan

"Kami fokus membuka akses layanan kepemiluan secara langsung kepada masyarakat dari rumah ke rumah," sambung Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU NTB Bukhari. 

Melalui pendekatan jemput bola, petugas melakukan verifikasi dan pengecekan data pemilih untuk selanjutnya dilakukan pemutakhiran sesuai kondisi terkini. KPU juga memberikan pendidikan pemilih kepada masyarakat sekitar mengenai arti penting hak pilih dalam demokrasi. 

Sehingg kerja teknis seperti pencocokan dan penelitian terbatas (Coktas) ini dikemas menjadi gerakan sosialisasi dan edukasi ke pemilih.  

Baca Juga: KPU NTB Ingatkan Status Kewarganegaraan, Pemuktahiran Data Pemilih NTB

Dengan program GoVote, sambung dia, masyarakat dapat melaporkan perubahan data pemilih sewaktu-waktu. seperti anggota keluarga yang meninggal dunia, pindah domisili, hingga perubahan data lainnya ke WhatsApp GoVote di nomor 0895-3269-39983.

"Kami pastikan layanan ini diberikan gratis dan tidak dipungut biaya," ucapnya. 

Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU NTB Agus Hilman menambahkan aplikasi GoVote secara khusus ditujukan untuk masyarakat NTB yang memiliki hak pilih. Yaitu warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas. Syarat lainnya sudah menikah, atau purna tugas dari TNI/Polri dan bisa diakses oleh semua orang.

"Manfaat ketika menggunakan GoVote adalah setiap pemilih mudah memastikan data diri tercatat benar tanpa menunggu tahapan Pemilu/Pilkada," jelasnya. 

Baca Juga: KPU NTB Validasi Data dan Edukasi Pemilih dengan Program Go Vote

Menurut Hilman, pemutakhiran data pemilih merupakan salah satu prioritas utama lembaga penyelenggara pemilu. Tahapan ini menjadi fase penting sebelum KPU menyusun kerangka besar penyelenggaraan pemilu berikutnya.

"Agenda pemutakhiran ini merupakan agenda prioritas dari KPU. Pemutakhiran data pemilih ini adalah fase terakhir sebelum kita mempersiapkan kerangka pemilu. Tahun ini harus dimaksimalkan untuk memperbaiki kualitas data," papar Hilman. (mar/r2)

 

Editor : Kimda Farida
#pemuktahiran data pemilih #KPU NTB #pemilu 2029 #Muhammad Khuwailid