Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Warga Desa Marong Loteng Meninggal Dunia karena Demam Berdarah

Rury Anjas Andita • Selasa, 21 Desember 2021 | 19:31 WIB
MENABUR BUBUK ABATE: Pegawai Dikes Loteng, saat menabur bubuk abate di salah satu rumah warga di Desa Marong, Praya Timur, Senin (20/12). (Dedi/Lombok Post)
MENABUR BUBUK ABATE: Pegawai Dikes Loteng, saat menabur bubuk abate di salah satu rumah warga di Desa Marong, Praya Timur, Senin (20/12). (Dedi/Lombok Post)
PRAYA-Akibat demam berdarah, salah seorang warga Dusun Karang Galuh, Desa Marong, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah meninggal dunia. Jajaran Polsek Praya Timur dan Dinas Kesehatan (Dikes) Loteng langsung bergerak cepat.

"Korban atas nama Nurahmah, meninggal Jumat (17/12) di RSUD Praya," kata Kapolres Loteng AKBP Hery Indra Cahyono, melalui Kapolsek Praya Timur Sayum, Selasa (21/12).

Atas peristiwa tersebut, pihaknya bersama-sama melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Salah satunya lewat gerakan menguras, menutup dan menimbun (3M). Caranya, gotong royong membersihkan sampah-sampah yang berserakan.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Terutama di saluran drainase atau selokan. Karena dapat mengakibatkan genangan air.

"Hari ini (21/12) kita juga akan melakukan fogging. Menyasar beberapa tempat rawan demam berdarah," papar Sayum.

Hal itu dilakikan sebagai langkah antisipasi melawan nyamuk aedes aegypti penyebab demam berdarah. "Kami juga telah membagi-bagikan bubuk abate," pungkasnya. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#DBD #Dikes Loteng #Demam Berdarah #Desa Marong