“Puncak Bau Nyale Minggu (20/2),” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Loteng H Lendek Jayadi pada Lombok Post, Jumat (18/2).
Lima titik itu yakni sebelah barat Pantai Novotel Resort atau dekat Pantai Seger di Desa Kuta, Pantai Gerupuk di Desa Sengkol, Pantai Mawun di Desa Tumpak, Pantai Torok Aik Belek di Desa Montong Ajan, dan Pantai Selong Benalak di Desa Selong Belanak.
“Untuk Pantai Tanjung Aan kita batalkan dengan berbagai macam alasan,” ujar Jayadi.
Begitu pula hiburan dari artis ibu kota terpaksa dibatalkan. Dikatakannya, puncak Bau Nyale diganti dengan musik-musik tradisional Sasak, hingga tradisi dan budaya Sasak lainnya. Pada puncak Bau Nyale itu juga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno menurut rencana akan hadir.
Disbudpar berpesan agar setiap pengunjung yang datang memperhatikan prokes. Salah satunya, wajib pakai masker. Jika tidak, maka aparat dari TNI-Polri, dibantu Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Loteng akan memberi sanksi. Salah satunya, tidak diperkenankan masuk lokasi acara.
Sementara itu, Kasatpol PP Loteng HL Aknal Afandi meminta para kepala desa (kades) di desa-desa lokasi Bau Nyale tersebut, untuk ikut membantu pemerintah dan aparat menjaga masyarakatnya masing-masing. Khususnya menyangkut prokes dan kamtibmas.
“Sehingga puncak Bau Nyale berjalan lancar, aman, tertib dan sehat,” harap mantan Camat Batukliang Utara tersebut.
Untuk memastikan, pihaknya menyiagakan personel secara besar-besaran. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita