Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dimosi Tidak Percaya oleh 4 Cabor, Ini Tanggapan Ketua KONI Loteng

Rury Anjas Andita • Rabu, 20 April 2022 | 14:00 WIB
RAPAT PLENO: Suasana rapat pleno KPU Lombok Tengah, di Eks Gedung DPRD Loteng, kemarin (6/5).
RAPAT PLENO: Suasana rapat pleno KPU Lombok Tengah, di Eks Gedung DPRD Loteng, kemarin (6/5).
PRAYA-Para pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lombok Tengah diminta solid dan kompak. Hal itu perlu dilakukan supaya olahraga di Gumi Tatas Tuhu Trasna semakin maju dan diperhitungkan. Tidak saja tingkat kabupaten atau provinsi, tapi nasional bahkan internasional.

“Mari kita bergandengan tangan,” pesan Ketua Umum KONI Loteng M Samsul Qomar saat rapat pleno pengurus KONI Loteng sekaligus buka puasa bersama, Senin (18/4) sore lalu.

Dalam rapat pleno itu KONI Loteng membahas dua hal penting. Pertama, persiapan KONI menghadapi pekan olahraga kabupaten (porkab) yang akan digelar beberapa bulan ke depan. KONI memutuskan akan dilaksanakan di tiga lokasi. Yakni di Kecamatan Pringgarata, Kecamatan Praya, dan Kecamatan Pujut.

“Kita berharap pemkab mendukung porkab. Terutama anggaran,” ujar Qomar.

Porkab diperkirakan membutuhkan biaya antara Rp 600 juta hingga Rp 1 miliar.  Selanjutnya, yang kedua menyangkut munculnya isu mosi tidak percaya terhadap dirinya sebagai Ketua KONI Loteng.

Mantan Ketua Komisi II DPRD Loteng tersebut menegaskan, mosi yang dimaksud dinyatakan gugur demi hukum. Mengingat dari 29 cabang olahraga (cabor) hanya empat yang mengajukan.

Parahnya lagi, ada dua pengurus cabor lain yang diduga namanya dicatut. Seolah-oleh ikut mengajukan mosi tidak percaya. Atas dasar itulah, pengurus KONI Loteng tetap berjalan seperti biasa. Tidak ada yang namanya karateker, apalagi musyawarah daerah luar biasa (musdalub).

Kendati demikian, pihaknya tetap membuka diri terhadap empat pengurus cabor itu. Karena, pihaknya tidak ingin para atlet yang justru menjadi korban. “Sebenarnya empat cabor itu belum menjadi anggota tetap KONI,” tambah Sekretaris Umum KONI Loteng H Junaidi.

Sehingga, kata Junaidi tidak berpengaruh atas sikap yang mereka keluarkan. Sehingga roda organisasi KONI Loteng dengan agenda-agenda yang ada jalan terus. Tidak ada yang terganggu. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#KONI LOteng #mosi tidak percaya #cabor