“Kalau kita kerjakan bersama-sama, maka semuanya akan terasa mudah, ringan dan cepat,” kata Kapolsek Praya Tengah Iptu Agus Priyatno, Selasa (3/1).
Ketiga desa di tiga kecamatan yang dimaksud, yakni Desa Pengadang, Kecamatan Praya Tengah. Kemudian, Desa Bebuak, Kecamatan Kopang dan Desa Teduh, Kecamatan Praya Barat Daya. “Kami membangun dan memperbaiki akses jalan yang rusak parah,” lanjut Agus.
Di musim hujan seperti ini, kondisi jalan licin. Di mana-mana terdapat kubangan air. Jika tidak cepat diperbaiki, maka dikhawatirkan menimbulkan kecelakaan. “Lokasinya, di Dusun Sorong. Kalau kami membangun dan memperbaiki jembatan,” kata Kapolsek Kopang AKP Suherli, terpisah.
Jembatan penghubung yang berdiri di Dusun Bisok Bokah tersebut, kata Suherdi, sudah tidak layak pakai. Sehingga, warga memperbaiki. Polsek dan Koramil 1620-03 pun tidak mau tinggal diam. Keduanya sepakat turun membantu hingga saat ini.
Dia menargetkan, dalam beberapa minggu ke depan jembatan itu segera rampung, sehingga kembali digunakan warga. Lebih lanjut, pihaknya memastikan tetap dan selalu hadir untuk warga. Jadi, warga tidak perlu ragu untuk datang meminta bantuan ke polsek maupun koramil.
“Sedangkan kami memperbaiki salah satu rumah warga yang tertimpa pohon,” tambah Danramil 1620-04/Praya Barat Kapten Inf Wage Rudolf.
Penyebabnya, karena angin kencang. Kondisi rumah rusak sedang. Selain itu, pihaknya juga menyerahkan bantuan sembako. Dia mengimbau, warga di mana pun berada di Praya Barat dan Praya Barat Daya tetap waspada cuaca ekstrem.
“Jika terjadi angin kencang, atau puting beliung, maka cepat-cepat keluar dari rumah,” imbaunya. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita