Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Balita Tewas Terseret Arus Sungai, Ditemukan Dua Kilometer dari TKP

Lestari Dewi • Rabu, 15 November 2023 | 15:25 WIB

HINDARI SUNGAI: Petugas kepolisian menunjukkan lokasi  ditemukannya balita yang hanyut akibat terseret arus sungai di Lingkungan Peropok, Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya, Rabu (15/11).
HINDARI SUNGAI: Petugas kepolisian menunjukkan lokasi ditemukannya balita yang hanyut akibat terseret arus sungai di Lingkungan Peropok, Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya, Rabu (15/11).
LOMBOKPOST-Balita usia dua setengah tahun tewas setelah terseret arus sungai di Lingkungan Lengkok Kudung, Kelurahan Gerantung, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah (Loteng), Rabu (15/11).

Jenazah korban bernama Muhammad Abdul Aziz ditemukan dua kilometer (Km) dari tempat kejadian perkara (TKP) yaitu di Lingkungan Peropok, Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya.

"Jenazah korban sudah berhasil kita evakuasi," ucap Kapolsek Praya Tengah IPTU Agus Priyatno pada wartawan.

Kejadian bermula sekitar pukul 06.00 Wita. Dimana korban bersama saksi Lailatul Sifa (kakak korban) bermain disekitar jembatan di atas sungai. Lokasi sungai berada disamping rumah korban, dimana kondisinya air sungai sedang meluap.

"Air meluap hingga ke atas jembatan akibat tingginya intesitas hujan," timpalnya.

Pada saat bermain, lanjut Agus, korban hendak akan menyingkirkan sebatang kayu yang tersangkut di tengah jembatan. Namun korban terpeleset dan terjatuh sehingga korban langsung terseret arus sungai.

Setelah kejadian tersebut, saksi memberitahukan kejadian kepada Mirza (ibu korban), selanjutnya Mirza meminta tolong dengan dibantu warga sekitar melakukan upaya pencarian di sekitar TKP.

"Sekitar pukul 07.40 Wita korban ditemukan di aliran sungai Lingkungan Peropok, Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya yang berjarak sekitar dua Km dari TKP," terangnya.

Bhabinkamtibmas bersama warga melakukan evakuasi dan membawa korban menuju RSUD PRAYA. Namun saat diperjalanan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Agus menyampaikan, pihaknya telah berkordinasi dengan keluarga korban dan menolak untuk dilakukan autopsi. "Ini disertai Surat Penolakan Autopsi dan menganggap bahwa kejadian tersebut adalah musibah," tandasnya. (ewi) 

Editor : Kimda Farida
#sungai #tewas #Terseret #Polres Loteng #Arus #Polsek Praya Tengah #Balita