Jumlah ini bertambah menjadi 77 KK, dari jumlah total 120 KK per bulan Desember 2022 dan menyisakan 43 KK yang belum menempati Huntap.
"Dari 120 KK yang terdata bulan Desember 2022 ada 61 KK dan lanjut 16 KK di bulan November 2023, sisa sekitar 43 KK yang belum," ucap General Manager The Mandalika Molin Duwanno pada wartawan, Jumat (17/11).
Ia menjelaskan, mereka adalah warga relokasi yang sebelumnya tinggal di KEK Mandalika namun tidak memiliki hak kepemilikan atas tanah. Puluhan KK tersebut telah menempati Huntap di Dusun Ngolang, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Loteng.
"Sejak Rabu (15/11) hingga hari Kamis (16/11) berlangsung perpindahan warga yang sebelumnya tinggal di KEK Mandalika ke hunian tetap di Dusun Ngolang," timpalnya.
Pemindahan ini adalah tindak lanjut dari verifikasi ulang yang telah dilakukan pada bulan September 2023 lalu kepada warga terdampak pembangunan, yang tercantum dalam SK Bupati Lombok Tengah Nomor 300 dan 249 Tahun 2020.
"Dimana pemindahan dilakukan terhadap warga yang sudah siap untuk pindah," ujar Molin.
Molin mengucapkan terima kasih, kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah yang mengapresiasi atas partisipasi aktif warga dalam proses perpindahan ini. Perpindahan ini menjadi langkah besar dan diupayakan untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh warga.
"Dalam proses perpindahan warga terdampak relokasi ini, ITDC memberikan dukungan logistik berupa dua unit truk, satu mobil pickup dan tenaga angkut untuk membantu mobilisasi dan pemindahan barang-barang milik warga," terangnya.
Ia menambahkan, sebanyak 120 unit rumah Huntap dia bangun atas lahan seluas dua hektare (Ha). Huntap terdiri dari 4 blok yaitu Blok A dengan 40 unit rumah, blok B dengan 51 unit rumah, Blok C dengan 12 unit rumah, dan Blok D dengan 17 unit rumah.
Selain itu, ITDC juga telah melengkapi pembangunan fasilitas dasar berupa permanent water supply dan jalan akses sepanjang 2,5 kilometer yang termasuk dalam program Mandalika Urban and Tourism Infrastructure Project (MUTIP) yang didanai oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).
Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri mengapresiasi langkah ini. Pembangunan kawasan The Mandalika memprioritaskan kesejahteraan masyarakat lokal, dan melibatkan masyarakat dalam setiap tahap pembangunan menjadi suatu keharusan.
"Kami apresiasi, inisiatif ini akan membawa dampak positif jangka panjang bagi masyarakat, komunitas dan lingkungan sekitarnya. Sisanya yang belum semoga disegerakan pindah juga," singkatnya terpisah. (ewi)
Editor : Hidayatul Wathoni