LOMBOKPOST-Warga Kota Praya mengeluhkan sejumlah kondisi ruas jalan raya Praya-Mantang yang rusak parah.
Salah satunya tepat dipertigaan jalan pertemuan Jalan Basuki Rahmat dengan Jalan Pahlawan.
Lalu lintas kendaraan yang ramai menjadi terhambat akibat jalanan berlubang dan tidak rata. Tak ayal sejumlah pengendara motor yang melintas, jika tidak berhati-hati bisa terjatuh.
“Sudah lama itu jalan rusak, berlubang dan tidak rata,” ucap Lukman Hakim salah satu warga yang melintas, Jumat (12/1).
Senada, Melinda Ike Putri warga asal Gerunung kerap melintasi jalan tersebut. Dirinya pernah terjatuh dipertigaan jalan tersebut, lantaran tidak melihat lubang akibat tertutup genangan air usai hujan.
“Pernah jatuh, untung tidak sampai luka parah. Tidak lihat itu berlubang,” ujar ibu dua anak ini.
Mereka berharap, agar pemerintah daerah segera menangani sejumlah ruas jalan di Kota Praya yang rusak parah. Sebab tidak disana saja, keluhan juga disampaikan ketika warga melintasi jalan protocol di depan Kodim 1620/Loteng. Dimana lajur sebelah kiri jalan berlubang hingga beberapa meter.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Loteng Lalu Rahadian menyampaikan, status jalan raya Praya-Mantang adalah milik Pemprov NTB. Mulai dari arah Polres Loteng hingga ke utara. Termasuk jalan protokol depan Kodim 1620/Loteng adalah milik provinsi.
“Sudah kita usulkan ke provinsi untuk minta diperbaiki, hingga kini belum ada jawaban,” ucapnya pada Koran ini, Jumat (12/1).
Usulan disampaikan karena lokasi tersebut kerap banjir. Dimana air dari saluran arah utara meluber dan disertai sampah-sampah. “Kita sudah perbaiki sedikit untuk drainasenya, sementara provinsi baru turun survei lokasi saja,” timpalnya.
Pemkab Loteng pun mendorong, agar Pemprov NTB melalui Dinas PUPR NTB segera turun dan memperbaiki jalan milik provinsi.
“Nanti mungkin secara khusus kami (Dinas PUPR Loteng) akan bersilaturahmi kesana,” pungkasnya. (ewi)
Editor : Kimda Farida