LombokPost-Ajang balap motor bergengsi MotoGP Mandalika yang digelar di Sirkuit Internasional Mandalika tinggal delapan seri balapan lagi. Tahun ini, balapan itu kembali digelar pada 27-29 September nanti.
“Mengenai berapa harga tiketnya nanti akan dirilis di Jakarta,” ucap Direktur Operasi ITDC Troy Warokka, di Kota Mataram.
Selain MotoGP, sambungnya, kedepan masih banyak agenda besar akan berlangsung di sirkuit kebanggaan Indonesia ini.
Antara lain, Asian Road Racing Series, Indonesia Tourism Fun, Shell Eco Marathon yang kini sudah naik kelas menjadi world cup karena pseserta akan lebih banyak, lalu Porsche Sprint Challenge Indonesia dan lainnya.
Melihat banyaknya event ini, Troy mengaku keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika semakin banyak menyerap tenaga kerja. Ini harus bertambah disegala sektor. Serta memberikan multiplier efek besar lainnya.
“Sesuai misi kami, kembalikan Mandalika yang baik, bagus dan nyaman bagi pengunjung,” timpalnya.
Di luar sport tourism, kata Troy, investasi di KEK Mandalika terus berjalan.
Bulan depan akan ada groundbreaking Hotel Jambu Luwuk seluas dua hektare. Keberadaan hotel kelas bintang lima ini diyakini akan menarik wisatawan lebih banyak.
“Bulan Maret akan groudbreaking,” ucap Troy.
Adanya posisi General Manager The Mandalika yang baru, dengan sosok yang lebih muda dan gerak cepat (gercep).
“Saya harap kedepan GM baru harus lebih banyak berikan informasi,” tegasnya.
General Manager The Mandalika Wahyu Moerhadi Nugroho menuturkan, pasca menerima kepercayaan baru, dirinya yang biasa menguru beton kini non beton sehingga menjadi tantangan baru dan besar.
“Kita akan kawal pengembangan The Mandalika supaya melompat lebih tinggu. Tentu dengan semangat kolaborasi dan saya yakin bisa tercapai,” katanya.
Wahyu menyebut, meski KEK Mandalika dalam tahap pengembangan namun kawasan ini masuk sebagai peringkat satu dari enam KEK di Indonesia. Dengan tolak ukur dari investasi dan penyerapan tenaga kerja.
“Insya Allah investasi yang sudah ada di Mandalika akan kita terus kawal dan kembangkan,” pungkasnya. (ewi)
Editor : Marthadi