Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

APBD Lombok Tengah 2025 Disahkan, Target PAD Tembus Rp 478 Miliar

Lestari Dewi • Sabtu, 30 November 2024 | 11:00 WIB

 

DISAHKAN: Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Loteng Ahmad Syamsul Hadi menyerahkan laporan Badan Anggaran DPRD Loteng dalam sidang paripurna, Jumat (29/11). DPRD Loteng for Lombok Post
DISAHKAN: Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Loteng Ahmad Syamsul Hadi menyerahkan laporan Badan Anggaran DPRD Loteng dalam sidang paripurna, Jumat (29/11). DPRD Loteng for Lombok Post
 

LombokPost-Rancangan APBD Loteng tahun 2025 telah disepakati jajaran eksekutif dan legislatif dalam sidang paripurna DPRD Loteng. Jumlah belanja yang disepakati sebesar Rp 2.781.914.021.448 sementara jumlah pendapatan diproyeksikan sebesar Rp 2.813.094.718.788.

Kesepakatan ini juga meliputi penambahan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup signifikan. Yakni, sebesar Rp 478.417.293.919, dari sebelumnya sebesar Rp 431.776.284.961. Artinya, ada penambahan target PAD sebesar Rp 46.641.008.958. Dengan rincian PAD, yaitu pajak daerah sebesar Rp 255.589.622.349 dan retribusi daerah ditargetkan sebesar Rp 14.399.198.225.

Juru bicara Banggar DPRD Loteng Ahmad Syamsul Hadi menyampaikan, DPRD Loteng bersama eksekutif telah menandatangani kesepakatan bersama terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun 2025 beberapa waktu lalu.

”Ini bukan menjadi halangan bagi kami anggota Banggar DPRD Loteng periode 2024-2029 untuk melanjutkan tugas dan kewajiban yang telah diamanahkan pada kami,” ungkap Ahmad dalam sidang paripurna, Jumat (11/29).

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Loteng ini menjelaskan, dalam proses pembahasan ini Banggar mendapat banyak masukan terkait progres pelaksanaan program kegiatan di masing-masing OPD. Gambaran umum mengenai rencana kegiatan anggaran OPD termasuk kendala dan tantangan yang dihadapi.

”Secara garis besar seluruh catatan dan rekomendasi yang dihasilkan selama pelaksanaan rapat konsultasi telah kami sampaikan dan lampirkan. Diharapkan ini menjadi rujukan pemda dalam menyusun perencanaan anggaran pada Perubahan APBD 2025 maupun masa-masa yang akan datang,” terangnya.

Terhadap adanya pergeseran program kegiatan antar OPD maupun program kegiatan OPD, kata Ahmad, secara teknis dilaksanakan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan berpedoman pada hasil pembahasan bersama Banggar DPRD.

“Masing-masing fraksi yang duduk dalam Badan Anggaran telah menyampaikan pendapat akhirnya dan seluruh fraksi menyatakan persetujuannya terhadap hasil pembahasan ranperda tentang APBD 2025,” ucap Ketua DPD Partai NasDem Loteng ini. (ewi/r11)

Editor : Akbar Sirinawa
#Pelaksanaan #Loteng #DPRD #Banggar #program #APBD