Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pathul-Nursiah Ikhtiarkan Loteng Masmirah, Ajak Semua Elemen Berkolaborasi

Lestari Dewi • Jumat, 21 Februari 2025 | 17:10 WIB
RESMI DILANTIK: Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri (kiri) berfoto bersama Wakil Bupati Loteng HM Nursiah usai dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2).
RESMI DILANTIK: Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri (kiri) berfoto bersama Wakil Bupati Loteng HM Nursiah usai dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2).

Lombok Post-Presiden RI Prabowo Subianto telah melantik 961 kepala daerah dan wakil kepala daerah di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2).

Terdiri atas 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota.

Salah satunya pasangan Bupati Lombok Tengah (Loteng) Lalu Pathul Bahri dan Wakil Bupati Loteng HM Nursiah.

Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri yang dikonfirmasi mengatakan, bersama Wabup Loteng HM Nursiah sangat bersyukur prosesi pelantikan kepala daerah serentak berjalan aman, nyaman dan kondusif.

Sebelum pelantikan, mereka terlebih dahulu mengikuti prosesi kirab dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka.

Mereka juga mengikuti pengarahan dari Sekretaris Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir di kawasan Monas.

“Alhamdulillah berjalan lancar. Setelah pelantikan, kami akan menjalani pembekalan atau retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah,” singkatnya pada Koran ini, Kamis (20/2).

Bagi pasangan Pathul-Nursiah, pelantikan ini merupakan periode kedua mereka memimpin Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Sekaligus menjadi sejarah tersendiri di Loteng, ada pasangan kepala daerah petahana yang sukses terpilih kembali.

Pada periode pertama, Pathul-Nursiah dihadapkan dengan tantangan berat.

Mengawali masa kepemimpinan saat pandemi Covid-19, pasangan ini cukup sukses.

Terlihat pada beberapa capaian indikator pembangunan, salah satunya angka kemiskinan yang berhasil ditekan pada angka 11 persen.

Pasangan berjargon Maiq Meres ini juga berhasil menjalankan tugas pemerintah pusat dalam menekan angka kasus stunting.

Berawal dari persentasi 30 persen, Pathul-Nursiah berhasil menekan angka kasus stunting di bawah 14 persen angka stunting nasional.

“Lalu pada persentasi kemantapan jalan di Loteng sudah mencapai 80-88 persen,” tambahnya.

Terhadap capaian ini, Pathul-Nursiah optimis bisa membawa Gumi Tatas Tuhu Trasna ke arah yang jauh lebih baik.

Visi Bersatu Jaya yang sebelumnya diusung, diupgrade menjadi Masmirah. Yakni, sebuah semangat untuk menjadi Loteng sebagai daerah yang Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera dan Harmoni.

“Masmirah sebagai satu kata itu artinya batu mulia yang punya nilai sangat tinggi. Layaknya Loteng yang memiliki potensi luar biasa,” kata Ketua DPD Partai Gerindra NTB ini.

Sebelumnya, Wakil Bupati Loteng HM Nursiah mengatakan, kata Mandiri yang dimaksud yaitu Loteng harus bisa menjadi daerah yang mampu mengurus diri sendiri.

Tidak terus menerus bergantung pada pemerintah pusat sesuai dengan semangat otonomi daerah.

Kemudian Berdaya Saing, Loteng harus memiliki kemampuan dan keterampilan yang memadai. Tidak hanya untuk bersaing di dalam daerah, tetapi dengan luar daerah.

“Nah kemampuan daya saing ini ditentukan oleh kualitas pendidikan dan kesehatan, perhatian pada sektor ini tidak bisa ditawar-tawar,” katanya.

Tidak ada satu pemerintahan yang menginginkan masyarakatnya mengalami kesulitan ekonomi. Begitu juga pemda Loteng.

Semangat untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat akan terus menjadi fokus ke depan untuk mewujudkan masyarakat yang Sejahtera.

“Terakhir, kami tentu ingin masyarakat Loteng yang Harmonis, sebab tidak ada artinya jika taraf ekonomi baik serta memiliki daya saing tinggi kalau masyarakatnya tidak harmonis,” ucap mantan Sekda Loteng ini.

Untuk mewujudkan ini semua, Pathul-Nursiah meminta dukungan dan kerja sama semua elemen masyarakat.

Sebab tidak bisa pemerintah bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat yang luas.

“Maka kolaborasi menjadi kunci kesuksesan mewujudkan Loteng Masmirah ke depannya,” tutup dia. (ewi)

Editor : Kimda Farida
#Lombok Tengah #Prabowo Subianto #Pathul-Nursiah #Jakarta #nursiah #dilantik #Lalu Pathul Bahri #Pilkada Serentak 2024