Lombok Post-Pemerintah daerah (pemda) Lombok Tengah (Loteng) kembali menggelar pawai lampion dalam rangka menyambut datangnya Hrai Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Seperti tahun sebelumnya, malam takbiran ini dipusatkan di Praya, Loteng.
Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng Lalu Firman Wijaya mengatakan, dari hasil rapat beberapa waktu lalu memutuskan menunjuk Kecamatan Praya sebagai tuan rumah pawai lampion yang akan diikuti peserta se-Loteng.
“Terkait rute yang akan dilalui peserta selama lomba, panitia perpendek. Tujuannya agar kafilah yang datang dari luar kota tidak terlalu malam ketika kembali ke rumah masing-masing,” ucapnya, Sabtu (29/3).
Pada malam takbiran ini, kata dia, dirangkai dengan sosialisasi nol kilometer Kota Praya yang berada di depan Masjid Jami’ Praya.
Sehingga para peserta akan mulai jalan dari depan Masjid Jami’ kemudian kea rah barat sampai simpang empat SPBU Praya. Kemudian, peserta belok kanan ke arah Masjid Agung Praya.
“Agar bisa maksimal, sehingga peserta masih ada tenaga sehabis berkeliling,” tanbahnya.
Terpisah, Camat Praya Lalu Balya Wiranegara menambahkan, peserta yang akan ikut pawai dan lomba lampion sebanyak 44 kafilah.
Nantinya mereka akan dinilai mulai dari keunikan dan kesesuaian tema. Selanjutnya, kerapian dan keindahan lampion serta kombinasi warna lampu.
Pada bacaan takbiran panitia juga akan menilai tajwid, fashohah dan beduk atau alat musik yang digunakan.
Sementara pada bidang keseragaman dinilai keutuhan peserta atau barisan, kostum atau pakaian hingga aksesoris yang diguakan.
“Untuk hadiah yang disiapkan ada piala dan uang tunai. Juara pertama mendapat Rp 10 juta, juara dua Rp 7 juta dan juara tiga Rp 5 juta. Ada juga juara harapan 1 hingga 3,” terangnya. (ewi)
Editor : Kimda Farida