Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Logistik GT World Challenge Asia Mulai Berdatangan

nur cahaya • Rabu, 30 April 2025 | 10:30 WIB

 

Photo
Photo
 

LombokPost-Sejumlah kontainer yang berisikan logistik GT World Challenge Asia 2025 mulai berdatangan ke Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah (Loteng). Dari total 49 kontainer, 11 kontainer tiba pekan ini. “Sepuluh kontainer lainnya sudah tiba di Surabaya, yang tiba di sini duluan baru satu kontainer dari total 49 kontainer. Cukup banyak juga ya, yang satu kontainer ini kita sudah buka segelnya saja,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Mataram I Made Aryana pada wartawan di Sirkuit Mandalika, Selasa (29/4).

Aryana menuturkan, dalam proses kedatangan kontainer ini pihaknya memiliki waktu cukup singkat. Setiba di sirkuit pihak Bea Cukai langsung memeriksa dengan berkoordinasi bersama kantor wilayah pusat yang beririsan dengan kantor Bea Cukai lainnya. “Seperti di Perak, Soekarno-Hatta, Ngurah Rai sekitar ada tiga kantor yang harus kita berkoordinasi. Di sana lancar pemeriksaan dan sampai disinipun juga lancar,” tambahnya.

Melihat kedatangan kontainer ini cukup banyak dibandingkan ajang lainnya, Bea Cukai pun menurunkan personil hingga 50 orang. Untuk masuk ke Pulau Lombok seluruhnya satu pintu, Pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok Barat. “Isi di dalam kontainer bermacam-macam ya, ada fuel bahan bakar, meuble, sparepart dan lainnya yang dapat penangguhan bea cukai selama di Sirkuit Mandalika,” kata Aryana.

Selama penangguhan ini, Bea Cukai juga harus memastikan logistik harus lengkap ketika kembali ke negara asal. Selama di Sirkuit Mandalika, Bea Cukai memastikan logistik tidak ke luar dari sirkuit. Ia menargetkan, pemeriksaan logistik akan selesai hingga 3 Mei sebelum kedatangan para pembalap tanggal 5 Mei. “Seluruh kontainer dijadwalkan tiba tanggal 3, pemeriksaan harus sudah selesai sebelum pembalap datang. Begitu pulang pun, kita langsung prepare tanggal 11 Mei seperti pelaksanaan MotoGP. Malam hari kita gerak cepat, paginya harus sudah dikirim melalui pelabuhan di Lobar,” beber dia.

TUNGGU PEMILIK: Tampak sejumlah kontainer yang berisi logistik GT World Challenge Asia 2025 masih tersegel di bagian utara paddock Sirkuit Mandalika, Selasa (29/4).
TUNGGU PEMILIK: Tampak sejumlah kontainer yang berisi logistik GT World Challenge Asia 2025 masih tersegel di bagian utara paddock Sirkuit Mandalika, Selasa (29/4).

Menyinggung penangguhan bea cukai terhadap logistic GT World Challenge Asia 2025 ini sebagai upaya pemerintah memberikan kemudahan dengan memberikan fasilitas khusus. Ini dilakukan untuk menjadi daya tarik kepada pembalap yang merupakan pengusaha besar, agar mau berinvestasi ke daerah. “Apalagi ini baru pertama kali kita gelar, kita harap bisa berkelanjutan seperti MotoGP,” kata dia.

Administrator KEK Mandalika Bambang Wicaksono menambahkan, tidak semua sirkuit mendapat fasilitas ini apalagi yang berada di luar kawasan ekonomi khusus. Sementara, Sirkuit Mandalika berada di dalam KEK Mandalika. Artinya, sirkuit yang dikelola pelaku usaha Mandalika Grand Prix Association (MGPA) maka berhak mendapat fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor.

Diharapkan dengan kedatangan investor melalui ajang ini dapat membuka peluang besar investasi di KEK Mandalika. “Sehingga barang-barang yang digunakan untuk event GT World Challenge Asia 2025 mendapat (fasilitas, Red) ini melalui Administrator KEK Mandalika,” bebernya.

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria mengatakan, pihaknya telah membuka segel kontainer logistik GT World Challenge Asia yang berisikan bahan bakar. Meski sudah dibuka segel, namun MGPA bersama Bea Cukai dan Administrator KEK Mandalika belum membuka log kontainer. “Kita harus menunggu pemiliknya datang untuk memotong log-nya sendiri, total kontainer yang akan tiba pekan ini ada sebelas dari total 49 kontainer,” cetusnya. (ewi/r6)

Editor : Prihadi Zoldic
#GT World Challenge Asia 2025 #Sirkuit Mandalika #MGPA #kontainer #Lombok