LombokPost--Dalam rangka memperkuat infrastruktur kesehatan di tengah geliat pariwisata Mandalika, PT Pertamina (Persero) meresmikan Klinik Kesehatan Asy-Syifa Qomarul Huda yang berlokasi di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (8/7/2025).
Klinik ini menjadi bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pilar Sosial Pertamina yang mendukung pilar pembangunan nasional, khususnya di sektor kesehatan dan penguatan sumber daya manusia (SDM).
Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan, Gubernur NTB, serta Muhamad Iqbal dari Yayasan Pondok Pesantren Qamarul Huda hadir dalam peresmian yang juga diikuti jajaran Dewan Komisaris Pertamina dan Pemerintah Daerah NTB.
“Akses terhadap layanan kesehatan yang baik adalah hak semua warga negara. Klinik ini diharapkan memberikan manfaat luas secara medis, sosial, dan spiritual bagi masyarakat,” ujar Mochamad Iriawan dalam sambutannya.
Pertamina menilai kehadiran fasilitas kesehatan yang berstandar nasional ini sangat penting, terutama karena lebih dari 1,2 juta wisatawan mengunjungi KEK Mandalika setiap tahunnya.
Klinik ini diharapkan bisa memberikan layanan prima baik bagi penduduk lokal maupun pelancong.
Direktur Utama Klinik Asy-Syifa Qomarul Huda, DR. H. Menap, M.Kes, menjelaskan bahwa klinik ini memiliki sejumlah fasilitas modern, antara lain: ruang IGD, ruang tindakan umum, poli umum dan spesialis, apotek, laboratorium.
Baca Juga: Pertamina dan Warga Hijaukan Kembali Lereng Desa Tumpak, Bangkitkan Ekonomi dari Hutan Sosial
Kemudian ruang rekam medik, ruang laktasi, ruang rawat inap, dan poli khitan.
Tak hanya itu, klinik ini juga ditangani oleh tenaga medis profesional asli putra daerah Lombok, yang terdiri dari dokter umum dan dokter spesialis.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menambahkan bahwa Klinik Asy-Syifa juga telah terdaftar di BPJS Kesehatan dan ditunjuk sebagai klinik rujukan bagi karyawan Pertamina Group di wilayah NTB.
“Fasilitas ini menjembatani kebutuhan layanan kesehatan bagi masyarakat dan wisatawan di NTB. Ini bukti komitmen Pertamina dalam mendorong program keberlanjutan yang sejalan dengan SDGs dan target Net Zero Emission 2060,” tegas Fadjar.
Baca Juga: Pertamina Peduli Salurkan Paket Sembako dan LPG untuk 7.676 KK Korban Banjir Mataram
Pertamina terus berupaya menjalankan pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional, dengan menjadikan kesehatan masyarakat sebagai bagian dari misi besar dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Editor : Kimda Farida