LombokPost-Pemprov NTB menyalurkan bantuan logistik darurat untuk ratusan santri terdampak kebakaran asrama Pondok Pesantren Safinatunnaja NW Repok Oat.
Kebakaran yang terjadi di Dusun Kekadusan Perentek, Desa Pengadang, Praya Tengah, Lombok Tengah.
Bantuan yang dikirim meliputi makanan siap saji, selimut, tenda gulung, serta perlengkapan khusus untuk anak-anak. Bantuan telah diterima langsung pengurus pondok pesantren.
“Langkah cepat ini dilakukan agar kebutuhan dasar para santri yang terdampak dapat terpenuhi secepat mungkin,” kata juru bicara Pemprov NTB Ahsanul Khalik, Kamis (26/3).
Pemprov NTB memastikan akan terus melakukan pendampingan. Termasuk menyiapkan dukungan lanjutan untuk rehabilitasi bangunan asrama agar kegiatan belajar mengajar di pondok pesantren dapat segera kembali normal.
Terpisah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Lombok Tengah Supardan menjelaskan, api cepat membesar karena sebagian bangunan asrama merupakan konstruksi semi permanen yang menggunakan bahan mudah terbakar, seperti bambu dan bedek.
“Meskipun kerugian material cukup besar, beruntung tidak terdapat korban jiwa, korban luka, maupun korban hilang dalam kejadian tersebut,” jelasnya.
Api pertama kali diketahui warga yang melihat kepulan asap dari area asrama.
Warga kemudian berteriak meminta pertolongan dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Lombok Tengah IPTU Lalu Brata Kusnadi mengatakan, kondisi kompleks pondok yang relatif sepi karena sebagian santri tengah libur membuat upaya penanganan awal hanya mengandalkan warga sekitar.
Tim pemadam kebakaran yang tiba sekitar satu jam setelah laporan diterima langsung melakukan pemadaman menggunakan dua unit mobil.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 Wita dan tidak sempat merembet ke bangunan madrasah lainnya.
“Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting arus pendek listrik. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya sejumlah kabel listrik tidak standar yang terbakar di lokasi kejadian,” jelasnya.
Editor : Kimda Farida