Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

GT World Challenge Gerakkan Ekonomi Mandalika, Jumlah Penonton Tembus 12 Ribu

Dewi • Sabtu, 9 Mei 2026 | 08:16 WIB
Keseruan para penonton dari atas tribun saat menyaksikan gelaran GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (3/5) lalu. (Dewi/Lombok Post)
Keseruan para penonton dari atas tribun saat menyaksikan gelaran GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (3/5) lalu. (Dewi/Lombok Post)

 

 

LombokPost-Ajang balap mobil internasional GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika mencatat total 12.522 penonton selama tiga hari penyelenggaraan pada 1-3 Mei.

 Event ini juga disebut memberi dampak terhadap sektor ekonomi dan pariwisata di NTB.

Jumlah penonton mengalami peningkatan hingga hari puncak pelaksanaan. Di Grand Stand A, jumlah penonton pada Jumat (1/5) tercatat 918 orang dan meningkat menjadi 4.319 orang pada Minggu.

“Event ini tidak hanya bicara soal balapan di lintasan. Dampak nyata yang kami kejar adalah bagaimana masyarakat lokal menjadi aktor utama dalam perhelatan ini,” ujar Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria, Jumat (8/5).

Baca Juga: Jaksa Jebloskan Mantan Bupati Lombok Tengah Dua Periode ke Penjara Terkait Kasus Penipuan

MGPA mencatat sebanyak 347 tenaga kerja lokal NTB dilibatkan dalam pelaksanaan event.

Sebanyak 200 orang bertugas sebagai marshal, sementara sisanya ditempatkan di bagian crowd control, IT, dan media center.

Keterlibatan tenaga kerja lokal juga berdampak pada aktivitas UMKM di sekitar sirkuit.

Kebutuhan konsumsi pekerja selama event berlangsung dipasok pelaku UMKM lokal. Selain itu, terdapat 17 lapak UMKM yang berjualan di area sirkuit.

“Perputaran uang terjadi sejak masa persiapan. Tim balap, kru, dan pebalap butuh akomodasi dan katering. Di sinilah sektor perhotelan dan jasa transportasi di Lombok merasakan langsung manisnya event internasional,” tambah Priandhi.

Baca Juga: Hari Ini, Sekda Loteng Diperiksa Kejari

Pelaksanaan GT World Challenge Asia 2026 juga dirangkaikan dengan Mandalika International Festival (MIF) yang didukung Dinas Pariwisata NTB.

Prosesi pembukaan diisi penampilan tari, karnaval busana adat Nusantara, dan Gendang Beleq.

Menurut Priandhi, pelaksanaan event turut didukung sejumlah pihak, mulai dari Polda NTB, Bea Cukai, hingga tim medis RSUD Provinsi NTB. Balapan pendukung seperti Krida Agya Kartini Race dan Subaru BRZ Super Series juga digelar selama event berlangsung.

“Kami sangat mengapresiasi peran media dan penonton yang hadir. Informasi yang tersebar membuat gaung Mandalika semakin terdengar di kancah global. Ini membuktikan NTB bukan sekadar destinasi, tapi pusat ekosistem balap Asia,” pungkasnya.

Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka mengatakan, pelaksanaan GT World Challenge Asia 2026 menunjukkan kesiapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dalam menggelar ajang sport tourism internasional.

Baca Juga: Mekanisme Pengelolaan APBDes Lombok Tengah Disorot Jaksa

Menurutnya, jumlah penonton yang hadir turut berdampak terhadap tingkat okupansi hotel dan aktivitas ekonomi di kawasan penyangga.

“ITDC berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur pendukung dan fasilitas publik di sekitar sirkuit, guna memastikan setiap perhelatan internasional mampu memberikan multiplier effect yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat lokal,” katanya.

“Kami tentu berharap event internasional ini bisa terus berjalan di tahun depan,” tambah Troy.

Baca Juga: Mandalika Digadang Jadi Hub Motorsport, Penyelenggaraan GTWCA Semakin Baik

ITDC juga menilai kolaborasi lintas instansi serta keterlibatan tenaga kerja lokal menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan Mandalika sebagai destinasi sport tourism dan pusat kegiatan otomotif di kawasan Asia. 

Editor : Kimda Farida
#GT World Challenge Asia 2026 #penonton #MGPA #Ekonomi #ITDC