LombokPost-Insiden kecelakaan kerja menimpa seorang petugas pemasangan jaringan internet (WiFi) di Lingkungan Meteng, Kelurahan Prapen, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, pukul14.00 Wita, Sabtu (16/5).
Korban dilaporkan tersengat aliran listrik saat tengah melakukan aktivitas pemasangan kabel di wilayah tersebut.
Peristiwa ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Lombok Tengah, Supardan.
"Iya kejadiannya Sabtu siang. Kami dapat laporan dari warga yang melapor pada petugas," ujar Supardan saat dikonfirmasi, Minggu (17/5).
Baca Juga: Pemkab Loteng “Bersih-bersih” Indomaret dan Alfamart, Diminta Tutup Mandiri Paling Lambat 16 Mei
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban yang diketahui merupakan petugas dari salah satu penyedia layanan internet (ISP) tersebut awalnya sedang menarik kabel WiFi.
Namun, secara tidak sengaja ia terpapar aliran listrik hingga mengakibatkan dirinya tidak sadarkan diri.
Pasca-kejadian, korban langsung dievakuasi ke RSUD Praya guna mendapatkan penanganan darurat secara cepat.
"Informasinya kemarin, masih hidup hanya pingsan. Kalau luka bakar tidak ada," tambah Supardan
Terpisah, Humas RSUD Praya Taufik membenarkan, pihaknya telah menerima seorang pasien yang dibawa ke IGD karena tersengat listrik pada Sabtu (16/5).
Namun korban langsung dirujuk ke RSUD Provinsi NTB karena harus mendapat tindakan cepat.
Baca Juga: 25 Ritel Modern di Lombok Tengah Tutup Massal, Bagaimana Nasib 151 Karyawannya?
"Kemungkinan luka berat, kami kekurangan alat medis, makanya di rujuk cepat ke RSUD Provinsi NTB," katanya.
Diketahui, korban bernama M Ramdani Suyudi, umur 24 tahun, warga Perapen Praya. Dari hasil pemeriksaan tim medis IGD, kata dia, korban mengalami luka bakar pada bagian muka, dada, tangan kanan dan kedua kaki.
"Terdapat luka robek pada bagian perut kiri akibat terkena beton disertai perdarahan," jelasnya.
"Info terakhir di RSUD Provinsi NTB, pasien ditangani oleh dokter Spesialis Bedah umum dan dokter bedah plastik," tutup Taufik.
Editor : Kimda Farida