Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Waspada Penipuan Catut Nama Jaksa

Lestari Dewi • Senin, 6 Juli 2026 | 08:23 WIB
Putri Ayu Wulandari
Putri Ayu Wulandari

 

LombokPost - Aksi penipuan dengan modus mencatut nama pejabat publik kembali marak di Lombok Tengah (Loteng). Kali ini, nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Loteng beserta sejumlah kepala seksi dan pegawai korps Adhyaksa dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk mengelabui calon korban melalui aplikasi WhatsApp.

Berdasarkan data yang dihimpun, modus penipuan dilakukan dengan memasang foto profil para pejabat utama Kejari Loteng pada nomor WhatsApp asing. Menggunakan identitas palsu itu, pelaku menghubungi sejumlah pihak. Mulai dari instansi pemerintah hingga masyarakat umum. Tujuannya meminta data pribadi, informasi rahasia, ataupun imbalan tertentu.

Baca Juga: Pemkab Loteng Pakai SiLPA untuk Bayar PPPK Paro Waktu, Honor Dirapel 10 Bulan, Dibayarkan di APBD Perubahan

Merespons situasi ini, Kajari Loteng Putri Ayu Wulandari menegaskan, seluruh komunikasi resmi dari kejaksaan selalu menggunakan saluran institusional yang sah. Kejari Loteng tidak pernah menggunakan nomor pribadi untuk meminta imbalan uang ataupun data yang bersifat sensitif.

“Kami mengimbau kepada seluruh stakeholder, instansi pemerintah, dan masyarakat untuk tidak memberikan data pribadi atau merespons permintaan yang mencurigakan,” tegas Putri.

Masyarakat yang menerima pesan mencurigakan dari nomor yang mengatasnamakan pejabat kejaksaan diminta segera melakukan verifikasi langsung. Kejari Loteng telah menyediakan layanan konfirmasi melalui Call Center Kejaksaan di nomor 087842924423 atau kontak resmi Kepala Seksi Intelijen Kejari Loteng di nomor 081316162535.

Baca Juga: Lomba Desa Tingkat Provinsi, Loteng Optimis Bilebante Tembus Nasional

Masyarakat atau instansi yang terlanjur menjadi korban penipuan dengan modus ini diharapkan segera melapor kepada aparat penegak hukum. Laporan itu diperlukan agar perkara bisa ditindaklanjuti secara pidana.

Kasus ini bukan sekadar ancaman di atas kertas. Baru-baru ini, aksi serupa sempat menyasar salah satu pejabat penting di jajaran Pemkab Loteng. Yakni Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Loteng Taufikurrahman Pua Note.

Baca Juga: Pesona Bikin Meleyot! Ini Deretan Drama China Populer yang Wajib Kamu Tonton dari Cheng Lei

Beruntung, upaya penipuan yang mengarah ke kepala badan itu berhasil diendus. Sehingga tidak sampai menimbulkan kerugian material.

“Benar ada penipuan nomor WA mohon diabaikan chat atau kontak apa pun,” singkat Taufikurrahman. 

Editor : Akbar Sirinawa
#kejaksaan negeri lombok tengah #nama pejabat #catut #Penipuan #waspada