LombokPost - Kemeriahan Pocari Sweat Run Lombok 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Sabtu (12/7) lalu, menyisakan cerita menarik. Figur publik kenamaan Tanah Air Daniel Mananta hadir di tengah ribuan pelari.
Daniel datang sebagai master of ceremony (MC). Namun, antusiasme mantan VJ MTV itu tidak luntur. Keseruan peserta yang melahap rute maraton di kawasan Mandalika membuat Daniel ingin ikut berlari. Keindahan Pulau Seribu Masjid juga menarik perhatiannya.
“Semoga tahun depan bisa ikutan lari,” seloroh Daniel.
Baca Juga: Pocari Sweat Run Sukses Hentak Bumi Gora, Pemprov NTB Bidik jadi World Class Marathon
Bagi Daniel, aspal Sirkuit Mandalika memiliki daya tarik tersendiri. Sebelum memandu acara, dia sempat menjajal lintasan balap sepanjang 4,31 kilometer saat mengambil video. Dia menilai pengalaman berlari di atas sirkuit sangat nyaman.
“Dan benar-benar aspal sirkuit ini enak banget, kalau tidak salah sampai tiga lapis. Rasanya bak berlari di atas awan,” terangnya kagum.
Sebagai pencinta sport tourism, Daniel memanfaatkan kunjungannya ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Dia menjelajahi pusat wisata Kuta hingga menaiki Bukit Seger yang terkenal dengan lanskap indah.
“Wow, lihat aja di Instagram,” cetus Daniel.
Baca Juga: Mandalika Tidak Hanya Andalkan MotoGP, ITDC Bangun Tiga Lapangan Padel hingga Akomodasi
Daniel juga memuji suasana Lombok yang masih asri dan alami. Udara bersih dan sejuk menjadi nilai lebih yang jarang dia temukan di kota besar. Dia menyebut udara itu membawa angin segar dari Australia.
Menurut Daniel, ketenangan Lombok saat ini mengingatkannya pada Pulau Dewata pada masa lalu. “Udaranya masih cukup bersih, segar, dan sejuk, ibarat Bali pada 20 tahun lalu. Tidak ada kemacetan. Inilah perbedaannya, meski banyak juga bule di Lombok, tapi beda saja auranya,” pungkasnya.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Liputan Berita Lombok Post