LombokPost - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika kian memperkokoh posisinya sebagai kiblat sport tourism dan otomotif unggulan di Tanah Air.
Ekosistem balap di kawasan ini makin lengkap dengan hadirnya fasilitas anyar berupa sirkuit mini yang digarap investor mitra InJourney Tourism Development Corporation (ITDC).
Lintasan mini yang diberi nama Niti Sirkuit itu dikembangkan Niti Racing dan kini telah memasuki tahap pembangunan di kawasan Sirkuit Internasional Mandalika, Loteng.
Uniknya, Niti Sirkuit dirancang mengusung konsep miniatur dari Sirkuit Internasional Mandalika.
Baca Juga: Mandalika Tidak Hanya Andalkan MotoGP, ITDC Bangun Tiga Lapangan Padel hingga Akomodasi
General Manager (GM) The Mandalika I Made Pari Wijaya menegaskan, pembangunan sirkuit mini ini merupakan wujud kolaborasi strategis bersama investor guna menghadirkan variasi atraksi yang lebih beragam bagi wisatawan maupun pencinta otomotif.
Lintasan ini disiapkan khusus untuk mendukung aktivitas otomotif rekreasi seperti Go-Kart, kejuaraan balap skala mini, hingga menjadi sarana pembinaan talenta muda.
“Keberadaannya saling mendukung dengan sirkuit utama,” ujar Pari Wijaya kepada Lombok Post, Selasa (20/10).
Baca Juga: Mandalika Jadi Basis Latihan, Kiprah Niti Racing Perkuat Sport Tourism Lombok
Selain lintasan utama, sirkuit mini juga dilengkapi fasilitas paddock mini untuk menunjang kebutuhan pembalap dan tim selama sesi latihan maupun kejuaraan.
Sirkuit ini diproyeksikan menjadi wadah latihan intensif bagi para pembalap guna mengasah kemampuan sebelum melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi.
Tidak hanya menyasar para pembalap, fasilitas ini dirancang merangkul seluruh pilar olahraga otomotif, mulai dari pelatih, mekanik, tim balap, hingga komunitas otomotif dari berbagai daerah.
Dengan terus bertambahnya fasilitas pendukung, KEK Mandalika optimistis mampu menyajikan pengalaman wisata olahraga yang makin komprehensif.
Baca Juga: Inspektorat Lombok Tengah Kebut Audit APBDes di 55 Desa
“Langkah ini diharapkan dapat memacu pembinaan atlet secara berkelanjutan sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah dan industri otomotif nasional,” tutup Pari Wijaya.
Editor : Kimda FaridaSumber : Liputan Berita Lombok Post