Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sumbawa Barat Punya Ombak Luar Biasa, Pjs Bupati KSB Julmansyah Luncurkan Program Surfing Masuk Sekolah

nur cahaya • Senin, 25 November 2024 | 18:41 WIB

 

PESELANCAR MUDA: Pjs Bupati KSB Julmansyah foto bersama peselancar muda KSB. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Surfing Masuk Sekolah yang digagas Pemda KSB dengan Amman Nusra. IST/LOMBOK POST
PESELANCAR MUDA: Pjs Bupati KSB Julmansyah foto bersama peselancar muda KSB. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Surfing Masuk Sekolah yang digagas Pemda KSB dengan Amman Nusra. IST/LOMBOK POST

LombokPost-Hari terakhir menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sumbawa Barat, Julmansyah meluncurkan program surfing masuk sekolah di Pantai Jelengah Kecamatan Jereweh, Sabtu (23/11).

Terakhir menjabat tidak menyurutkan semangatnya untuk terus mengabdikan diri bagi Kabupaten Sumbawa Barat. ‘’Kepercayaan dari Pj gubernur NTB dan menteri dalam negeri, harus dimaknai penugasan sebagai Pjs ini adalah ladang prestasi dan amal, meski ini hari terakhir,’’ katanya.

Surfing masuk sekolah merupakan kerja sama PT Amman Mineral dengan Pemda KSB melalui Dinas Pendidikan dan Kabudayaan dan Dinas Pariwisata Pemuda Olah Raga. Kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut penandatangan MoU saat harlah 20 November 2024 tentang Sport for Development.

Gagasan surfing masuk sekolah diperkuat keputusan Bupati Sumbawa Barat Nomor 100.3.3.2 Tahun 2024 tentang Penetapan Satuan Pendidikan Dasar Pelaksanaan Ekstrakurikuler Surfing di Kabupaten Sumbawa Barat yang ditandatangani Pjs Bupati Sumbawa Barat November 2024.

Pjs menegaskan, pengembangan selancar ombak (surfing,red) di KSB mengandung dua sasaran. Pertama, menyiapkan calon atlet cabang olahraga surfing sebagai atlet nasional dan internasional. Kedua, surfing menjadi entry poin untuk membangun industri pariwisata berbasis masyarakat dan berkelanjutan (community based and sustainability tourism) dalam rangka menyiapkan sektor penopang ekonomi daerah pasca tambang batu hijau yang berakhir 2030.

Julmansyah menyebut, ada cukup banyak peselancar profesional yang mengaku kegiatan surfing di KSB ini sepanjang tahun berbeda dengan lokasi lain di Indonesia, termasuk berbeda dengan di Pantai Hu’u Dompu. ‘’Ini adalah kelebihan dari pantai Sumbawa Barat,’’ katanya.

KSB dianugerahi kekayaan ombak dan sirkuit untuk surfing yang luar biasa, ini harus menjadi entry poin pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dan berkelanjutan untuk mengantisipasi pasca tambang.

Legend Surfing Indonesia Rizal Tanjung dan peselancar profesional KSB Cahyo memberikan testimoni dan dukungannya untuk menjadikan surfing sebagai triger ekonomi lokal dan menyiapkan atlit peselancar andal dari KSB.

Menurut mereka, dibanyak tempat berkembangnya destinasi populer dimulai oleh para surfers (peselancar, Red).

Rizal Tanjung telah 40 tahun sebagai peselancar di Bali dam Cahyo telah 20 tahun menggeluti dunia selancar.

Dimas Purnama dari Departemen Social impact PT Amman Mineral mengatakan kegiatan surfing ini adalah kegiatan yang termuat dalam Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) kemudian diturunkan dalam program sport for development dalam kegiatan Blue Program. Dimas memberikan apresiasi atas respons positif Pjs Bupati Sumbawa Barat dan menjadikan kegiatan surfing sebagai ekstrakurikuler di sekolah.

‘’Ini wujud kolaborasi yang harus dikawal bersama kedepannya,’’ harapnya. (far/r5)

Editor : Rury Anjas Andita
#KSB #ekstrakurikuler #Sekolah #Sumbawa Barat #peselancar #Amman #Surfing #pantai #Pariwisata