LombokPost-Anggaran proyek pembangunan pagar masjid agung Bima menelan angka Rp 4 miliar.
Selain pagar sepanjang kurang lebih 100 meter itu, anggaran tersebut juga diperuntukan bagi pekerjaan aspal hotmix jalan masuk menuju masjid.
Data yang diperoleh, nomenklatur pekerjaan tersebut adalah pembangunan taman masjid agung. Namun tidak ada taman yang dibangun.
Baca Juga: Kasus DBD Menurun, Lombok Timur Gencarkan PSN di Masyarakat
Proyek tersebut dikerjakan PT Indah Berjaya Utama selama 120 hari kalender dengan nomor kontrak 692.1/178/06.9/2024. Untuk nilai kontrak Rp 3.979.000.000.
Proyek tersebut dikerjakan selama 4 bulan, yang dimulai awal September 2024 dan seharusnya berakhir per 31 Desember 2024.
Namun pelaksanaan proyek yang disebut-sebut anggaran dari pemerintah pusat itu gagal selesai tepat waktu alias molor.
Hingga per 3 Januari 2025 pekerjaan belum ada tanda-tanda akan selesai.
Pantauan Koran ini, pada item pekerjaan gapura sisi kiri dan kanan jalan masuk belum diplester. Sementara bagian tengah jalan juga belum rampung.
Baca Juga: Cuaca Kurang Bersahabat, Pengguna Jasa Pelabuhan Kayangan Menurun Selama Nataru
Untuk pekerjaan pagar sendiri belum selesai, kemarin. Terlihat masih belum dilakukan proses finishing.
Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Bima, Suryadin yang dikonfirmasi belum bisa memberikan penjelasan.
“Proyek pagar, sumber dananya dari pusat. Ntar tanya ke (Dinas) Perkim atau (Dinas) PUPR,” kata Suryadin. (man/r8)
Editor : Kimda Farida