Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemkab Sumbawa Barat Harapkan Cerita Rakyat Perlu Diwariskan 

nur cahaya • Jumat, 23 Mei 2025 | 13:02 WIB

 

PEMBUKAAN LOMBA: Bupati KSB Amar Nurmansyah saat menghadiri pembukaan lomba bercerita rakyat NTB yang digagas TP PKK KSB, Kamis (22/5). 
PEMBUKAAN LOMBA: Bupati KSB Amar Nurmansyah saat menghadiri pembukaan lomba bercerita rakyat NTB yang digagas TP PKK KSB, Kamis (22/5). 

LombokPost - Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Amar Nurmansyah berharap cerita rakyat atau dongeng diwariskan secara turun temurun.

Cerita rakyat mengandung banyak makna nilai positif dan pendidikan yang mengingatkan orang tua dalam mendidik.

Cerita rakyat juga syarat akan makna lokal di dalamnya.

Baca Juga: Dewan Dukung Program Kartu KSB Maju, Mencakup Tujuh Program Unggulan

‘’Cerita rakyat ini mengandung nilai positif. Ini sangat cocok untuk mengingatkan orang tua dalam mendidik generasi penerus kita di tengah pesatnya arus informasi dan teknologi,’’ kata Amar saat membuka kegiatan lomba cerita rakyat NTB antar Ketua TPK PKK Kelurahan/Desa se-KSB, Kamis (22/5).

Cerita rakyat atau dongeng, menurut Amar, tidak hanya cerita tanpa makna. Setiap cerita rakyat mengandung hikmah dan nilai-nilai yang kemudian menjadi patokan dalam kehidupan sehari-hari.

‘’Ada makna positif, karena cerita rakyat ini mendung nilai pembelajaran yang baik,’’ ingatnya. 

Baca Juga: KSB Punya Perpustakaan Kekinian, Bupati Minta OPD Tingkatkan Literasi

Diapun mengapresiasi kegiatan TP PKK KSB. Ke depan, TP PKK bisa menginisiasi pembuatan cerita rakyat ini dalam bentuk sebuah buku.

‘’Ketika dalam bentuk buku, atau gambar audio visual, anak akan akan tertarik untuk mempelajari cerita rakyat. Mereka dengan sendiri akan bisa mengambil hikmah dari cerita itu,’’ paparnya. 

Tak hanya itu, bupati KSB ketiga ini meminta agar cerita rakyat ini dimasukkan dalam mata Pelajaran muatan lokal. ‘’Ini bisa jadi mata pelajaran wajib muatan lokal di sekolah,’’ harapnya. 

Baca Juga: Kartu KSB Maju Dilaunching 20 Mei 2025, Manfaatnya Bikin Warga Full Senyum

Ketua TP PKK KSB Khusnarti menjelaskan, lomba cerita rakyat yang dilaksanakan pihaknya ini merupakan inisiasi dari kelompok kerja (Pokja) 2 TP PPK. Lomba ini sebagai bentuk penguatan literasi. 

‘’Kegiatan ini diikuti 30 ketua TP PKK desa/kelurahan. Tiap peserta mengunggah ceritanya melalui medsos dan wajib men-tage TP PKK KSB, selanjutnya nanti akan dinilai oleh dewan juri,’’ jelasnya. 

Dengan mengunggah ke media sosial, masyarakat dapat mengakses cerita rakyat dengan mudah. Apalagi, hampir semua masyarakat KSB memiliki akun media sosial.

‘’Ini juga bentuk nyata kita menguatkan kearifan lokal yang tidak lepas dari cerita-cerita rakyat,’’ katanya. 

Baca Juga: Hairul Jibril Jabat Sekda KSB, Bupati Amar Ingatkan Tantangan Makin Kompleks

Dengan begitu, minat masyarakat untuk membaca akan semakin meningkat. Cerita rakyat yang mengandung nilai pembelajaran akan sangat membantu orang tua dalam mendidik anak dilingkungan keluarga.

‘’Anak anak sekarang lebih senang dengan gadget, handphone dan tidak begitu akrab dengan budaya baca bercerita. Dengan cerita yang dikemas menarik, anak anak tentu akan tertarik,’’ harapnya. 

Cerita rakyat NTB sendiri mengandung banyak nilai pembelajaran. Dari cerita rakyat banyak hal yang bisa dipelajari, seperti kemandirian, saling harga menghargai antara satu sama lain dan terakhir pesan utama dari cerita rakyat ini adalah larangan untuk tidak melakukan hal-hal yang negatif.

Photo
Photo

‘’Cerita rakyat itu mengandung nilai yang positif. Dari sini, orang tua bisa mengambil peran, bagaimana membentuk karakter anak melalui kisah kisah seperti itu,’’ tambahnya. (far/r5)

Editor : Siti Aeny Maryam
#KSB #kearifan lokal #pokja #NTB #cerita rakyat