Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Musrembang RPJMD 2025-2029, Bupati Dompu Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8,5 Persen dan Nol Kemiskinan Ekstrem 

Lombok Post Online • Selasa, 17 Juni 2025 | 09:50 WIB

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

 

LombokPost – Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Bappeda dan Litbang secara resmi menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 di aula Pendopo Bupati Dompu, Senin (16/6).

Musrembang ini dibuka langsung Bupati Dompu Bambang Firdaus dan dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Syirajuddin, Ketua DPRD Mutakun, Wakil Ketua DPRD Kurniawan Ramadhan, dan anggota Forkopimda.

Bupati Bambang Firdaus menyampaikan bahwa penyusunan RPJMD merupakan amanat UU No. 23 Tahun 2014, sebagai pedoman pelaksanaan pembangunan lima tahun ke depan. Dia menegaskan, dirinya bersama Wakil Bupati telah menetapkan visi besar “Mewujudkan Kabupaten Dompu yang Maju, Sejahtera, Religius, Berkeadilan dan Berbudaya.”

Baca Juga: Tenun Muna Pa’a Dompu Bikin Heboh di IFW 2025, Siap Jadi Blazer hingga Baju Pesta!

“Visi dan misi ini akan diturunkan menjadi tujuan dan sasaran pembangunan yang menjadi ukuran keberhasilan lima tahun ke depan,” kata bupati.

Dia menjelaskan, dalam konteks pembangunan kewilayahan nasional 2025–2029, Kabupaten Dompu telah ditetapkan sebagai kawasan komoditas unggulan di sektor perkebunan, peternakan, perikanan tangkap, dan pangan lokal. Komoditas ini dinilai sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun, bupati mengakui bahwa selama lima tahun terakhir, perekonomian Dompu bergerak lamban. Untuk itu, penguatan sektor hulu pertanian dan perikanan akan menjadi fokus utama melalui penyediaan sarana prasarana, penguatan kelembagaan petani dan nelayan, serta hilirisasi produk guna meningkatkan nilai tambah dan industrialisasi.

Baca Juga: Busana Tenun Muna Pa’a asal Dompu Tampil Memukau di IFW 2025

Sektor pariwisata juga akan digenjot melalui promosi, pengembangan destinasi berkelanjutan, serta penguatan atraksi budaya. Di sisi lain, pelaku UMKM, IKM, dan ekonomi kreatif akan mendapat perhatian khusus melalui pendampingan, fasilitasi permodalan, bantuan sarana prasarana, dan penataan lokasi strategis usaha.

Peningkatan investasi juga menjadi prioritas dengan menyiapkan regulasi tata ruang yang pro-investasi, perbaikan layanan publik, dan peningkatan infrastruktur dasar seperti konektivitas, air bersih, sanitasi, persampahan, dan transportasi.

“Seluruh rencana ini ditargetkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah hingga 8,5 persen pada 2029, menurunkan angka kemiskinan menjadi 8,6 persen dan kemiskinan ekstrem menjadi nol,” tegas bupati yang akrab disapa Papi Bambang.

Baca Juga: Pangdam IX/Udayana Apresiasi Dompu Jadi Lumbung Pangan Nasional

Dia menambahkan, tingkat pengangguran terbuka ditargetkan turun menjadi 2,18 persen, gini rasio menjadi 0,277 poin, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat ke 76,5 poin, serta indeks kualitas lingkungan hidup mencapai 68,18 persen.

RPJMD 2025–2029 ini, menurutnya, menjadi peta jalan pembangunan lima tahun ke depan, terdiri atas empat misi pembangunan, 12 sasaran strategis daerah, dan enam program unggulan. "Ini merupakan tahap pertama dari empat tahap pembangunan menuju Dompu Emas 2045 yang sejalan dengan RPJMN 2025–2045," sebut dia.

Dalam kurun waktu empat bulan masa kepemimpinannya, Bupati dan Wabup mengklaim telah menyiapkan fondasi pembangunan jangka panjang, mulai dari penataan SDM birokrasi, penguatan kurikulum lokal, gerakan kebersihan semesta, perbaikan penerangan jalan, hingga penyediaan seragam sekolah gratis untuk siswa baru SD dan SMP.

BERFOTO BERSAMA: Bupati Dompu Bambang Firdaus (tengah) dan Wabup Sirajuddin (dua kanan) berfoto bersama usai pembukaan Musrembang dan RPJMD 2025-2029 di aula Pendopo Bupati Dompu.
BERFOTO BERSAMA: Bupati Dompu Bambang Firdaus (tengah) dan Wabup Sirajuddin (dua kanan) berfoto bersama usai pembukaan Musrembang dan RPJMD 2025-2029 di aula Pendopo Bupati Dompu.

Bupati pun mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk menyelaraskan kebijakan dan program prioritas dalam dokumen strategis mereka masing-masing. Termasuk janji politik seperti Reformasi Birokrasi, Dompu Satu Data, Dompu Mengaji, beasiswa kedokteran bagi hafidz, jaminan kesehatan, bantuan benih, agroindustri, koperasi merah putih, revitalisasi irigasi, dan peningkatan infrastruktur pedesaan.

“Seluruh program itu adalah janji politik kami dan harus menjadi konsen untuk dilaksanakan lima tahun ke depan,” tegasnya.

Musrembang RPJMD kali ini mengusung tema: “Mewujudkan Dompu Maju melalui Peningkatan Daya Saing SDM, Produktivitas Ekonomi, dan Infrastruktur Berkualitas serta Birokrasi yang Inovatif dan Melayani.” (jlo/r5)

Editor : Jelo Sangaji
#perkebunan #musrenbang #Pembangunan #Perekonomian #Dompu