Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pembangunan Jaringan Irigasi Jereweh Dapat Lampu Hijau dari Kementerian PU

M Islamuddin • Selasa, 22 Juli 2025 | 09:07 WIB
Bupati KSB Amar Nurmansyah saat bertemu dengan Direktur Irigasi Kementerian PU RI membahas pembangunan jaringan irigasi bendungan Tiu Suntuk menuju Kecamatan Jereweh di Jakarta, beberapa hari lalu.
Bupati KSB Amar Nurmansyah saat bertemu dengan Direktur Irigasi Kementerian PU RI membahas pembangunan jaringan irigasi bendungan Tiu Suntuk menuju Kecamatan Jereweh di Jakarta, beberapa hari lalu.

LombokPost - Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Amar Nurmansyah memastikan pembangunan jaringan irigasi menuju Kecamatan Jereweh mendapat lampu hijau dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI.

Jaringan irigasi dari bendungan Tiu Suntuk, Kecamatan Brang Ene menuju Kecamatan Jereweh ini menjadi salah satu skala prioritas yang harus dituntaskan pemerintah saat ini.

‘’Kita dapat respons positif dari Kementerian PU. Lampu hijau yang kita terima ini menjadi sekaligus menjadi jawaban masyarakat KSB khususnya warga Kecamatan Jereweh,’’ jelas Bupati KSB Amar Nurmansyah, Senin (21/7).

Bendungan Tiu Suntuk merupakan satu dari dua bendungan besar yang dibangun pemerintah pusat di KSB. Bendungan Tiu Suntuk memiliki kapasitas tampung 55,90 juta meter kubik dengan luas genangan sekitar 312,09 hektare. 

Bendungan ini juga mampu menyuplai air baku sebesar 68 liter per detik dan menyuplai air bagi daerah irigasi untuk Kecamatan Taliwang, Brang Ene, dan Kecamatan Jereweh.

‘’Pertemuan ini secara khusus membahas mengenai irigasi bendungan Tiu Suntuk menuju Kecamatan Jereweh. Pemda KSB pun siap mendukung semua keperluan yang dibutuhkan. Pusat tinggal menyediakan anggaran saja,’’ paparnya. 

Amar tak menampik, pembangunan irigasi Tiu Suntuk menuju Kecamatan Jereweh salah satu janji politik yang wajib dituntaskan.

‘’Ini menjadi program prioritas. Menjadi bagian utama dari program KSB maju luar biasa. Terutama bidang pertanian dengan nilai tambah lebih tinggi,’’ katanya. 

Jaringan irigasi Tiu Suntuk menuju Jereweh akan mengairi lahan seluas 2.000 hektare. ‘’Lahan yang ada sekarang indeks tanamnya masih 150 persen sehingga diharapkan dengan terbangunnya jaringan irigasi bisa menjadi 300 persen,’’ harapnya. 

Bupati juga menyampaikan saat ini Pemda KSB telah menyiapkan study kelayakan, Detail Enginering Design (DED), Amdal jaringan irigasi dan Land Acquisition and Resetlement Action Plan (LARAP), untuk mewujudkan irigasi Bendungan Tiu Suntuk menuju Kecamatan Jereweh.

‘’Dua minggu kedepan Kementerian PU akan mengagendakan khusus membahas rencana ini. Nanti kita juga akan diundang,’’ tambahnya. (far/r5)

Editor : Jelo Sangaji
#jaringan irigasi #kementerian pu #Sumbawa Barat #Amar Nurmansyah #Bendungan Tiu Suntuk