Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gandeng MES Antisipasi “Bank Rontok”, Pemda KSB Perkuat Pengelolaan Keuangan Keluarga Berbasis Syariah

Lombok Post Online • Jumat, 5 Desember 2025 | 12:46 WIB

 

SEMINAR: Wabup KSB Hanipah Musyafirin saat membuka seminar terbuka, Kamis (4/12).
SEMINAR: Wabup KSB Hanipah Musyafirin saat membuka seminar terbuka, Kamis (4/12).
 

LombokPost - Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Hanipah Musyafirin mengapresiasi seminar terbuka yang digelar Pengurus Daerah (PD) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) KSB.

Seminar yang mengusung tema keuangan keluarga ini secara syariah ini menjadi sangat penting.

Ini sebagai bentuk edukasi keuangan dalam keluarga.

Patner Bupati Amar Nurmansyah ini juga memaparkan upaya Pemda KSB menegakan perekonomian syariah di tengah masyarakat. Selama ini katanya, keberadaan kegiatan Tuntas Baca Alquran (TBA) yang dirintis sejak tahun 2016 lalu, ketika dirinya menjabat sebagai Ketua TP PKK telah turut andil didalamnya.

‘’Kegiatan TBA itu tidak lagi hanya berkutat dengan aktivitas mengaji. Sejak beberapa tahun belakangan TBA juga diarahkan untuk memperkuat perekonomian masyarakat,’’ paparnya.

Penguatan tersebut semakin terarah karena didukung program Kartu Sumbawa Barat Maju layanan UMKM. Di mana dari layanan ini telah dibentuk koperasi syariah berbasis TBA yang tugasnya menyalurkan bantuan permodalan bagi masyarakat pelaku UMKM.

‘’TBA juga mengelola dana untuk upaya pemberatasan riba di masyarakat,’’ katanya lagi.

Kenapa ibu-ibu? Wabup menegaskan selama ini pengelolaan keuangan keluarga lebih didominasi ibu-ibu. Kondisi mereka yang tak paham tentang keuangan menjadi target empuk rentenir berkedok koperasi. ‘’Kalau di KSB kita menyebutnya bank rontok. Nah ini yang harus kita antisipasi,’’ harapnya.

Ia pun mengapresiasi program yang dilaksanakan PD MES KSB. ‘’Terima kasih kepada pengurus MES KSB. Semoga ilmu yang didapat bermanfaat,’’ tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung di aula Hanipati Resto ito acara khusus mengangkat tema Sehat dan Berkah Kelola Keuangan Keluarga Berbasis Syariah. Seminar ini menghadirkan Prof. Dr. Muniarti Mukhlisin, guru besar Universitas Tazkia, Bogor sekaligus pendiri dan CEO Syariah Finance dan Sobat Syariah.

Kegiatan ini dihadiri ibu-ibu pengurus dan anggota TBA, perwakilan pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), anggota Agen Gotong Royong (AGR) dan kalangan mahasiswa serta para ibu rumah tangga.

Sementara itu, Sekretaris Umum PD MES KSB Amir Syarifuddin dalam laporannya mengatakan, seminar ini sengaja digelar dengan melibatkan para ibu-ibu pengurus Koperasi Syariah TBA Plus dan para anggota AGR. Harapannya sebagai ibu-ibu rumah tangga merekalah yang fokus dalam mengurus keuangan keluarga.

‘’Jumlah peserta seminar ini kami batasi 300 orang, harapannya yang hadir bisa menularkan ilmunya ke warga dari seminar ini,’’ katanya.

Seminar tersebut digelar dalam rangka mencari solusi masalah keuangan keluarga yang berpengaruh pada kebahagiaan rumah tangga. Masuknya praktik judi online ke lingkungan keluarga, kata dia, sekarang ini sudah sangat mudah dan umumnya dilakukan oleh kepala keluarga.

‘’Ibu-ibu perlu diberi pengetahuan bagaimana memecahkan kalau ada persoalan seperti itu dalam rumah tangga,’’ tambahnya. (far/r3)

Editor : Jelo Sangaji
#KSB #UMKM #Bank Rontok #Pemda #Sumbawa