Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kemenbud Siapkan Revitalisasi Istana Dalam Loka hingga Bala Kuning di Sumbawa

Jelo Sangaji • Senin, 29 Juni 2026 | 20:04 WIB
Direktur Warisan Budaya Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kemenbud Agus Widiatmoko berkunjung ke Sumbawa dan diterima Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot, Senin (29/6).
Direktur Warisan Budaya Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kemenbud Agus Widiatmoko berkunjung ke Sumbawa dan diterima Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot, Senin (29/6).

 

LombokPost - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) berencana merevitalisasi tiga bangunan bersejarah peninggalan Kesultanan Sumbawa, yakni Istana Dalam Loka, Bala Kuning, dan Bala Putih.

Revitalisasi dipastikan tetap mengedepankan prinsip pelestarian tanpa mengubah keaslian bangunan.

Rencana tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Direktur Warisan Budaya Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kemenbud Agus Widiatmoko ke Sumbawa, Senin (29/6).

Baca Juga: Pemda KSB Bidik Lapangan Kerja Baru di Luar Tambang, Agribisnis hingga Pariwisata Jadi Andalan

Rombongan diterima Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot. Pertemuan juga diikuti secara virtual oleh Sultan Sumbawa Sultan Muhammad Kaharuddin IV.

Agus mengatakan revitalisasi akan dilaksanakan sesuai kaidah konservasi cagar budaya agar nilai sejarah dan arsitektur bangunan tetap terjaga.

"Kami akan menerima seluruh masukan dari Yang Mulia Sultan. Revitalisasi Istana Dalam Loka akan dilakukan tanpa mengubah bentuk asli bangunan sehingga nilai sejarah, karakter arsitektur, dan keasliannya tetap terjaga," kata Agus.

Baca Juga: Wabup KSB Luncurkan Sekolah Lansia Sehati, 50 Warga Jadi Angkatan Pertama

Menurutnya, pelestarian tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga warisan budaya agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Sultan Muhammad Kaharuddin IV menyambut baik rencana revitalisasi tersebut. Namun, dia mengingatkan agar seluruh proses restorasi tetap mempertahankan bentuk asli bangunan.

"Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas perhatian terhadap cagar budaya ini. Harapan kami, apa pun yang dilakukan nantinya tidak mengubah bentuk asli bangunan karena keaslian merupakan nilai sejarah yang harus tetap dijaga," ujar Sultan.

Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot juga mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap pelestarian warisan budaya di daerahnya.

Dia menilai revitalisasi bangunan bersejarah tidak hanya penting untuk menjaga nilai budaya dan sejarah, tetapi juga berpotensi meningkatkan sektor pariwisata serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Sumbawa karena pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap pelestarian cagar budaya yang menjadi kebanggaan daerah," kata Jarot.

Tiga bangunan yang menjadi prioritas revitalisasi, yakni Istana Dalam Loka, Bala Kuning, dan Bala Putih, merupakan simbol sejarah serta perjalanan panjang Kesultanan Sumbawa.

Editor : Jelo Sangaji
#Kesultanan Sumbawa #kemenbud #istana dalam lokal #Sumbawa