Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Latih Anak Berpuasa dengan Reward

Administrator • Sabtu, 11 Mei 2019 | 15:52 WIB
Suhartiwi
Suhartiwi

SELONG-Mengajarkan anak TK/PAUD dan SD menjalankan ibadah puasa sangat dianjurkan. Tidak mesti penuh. Tapi sesuai kemampuan. "Biasanya setengah hari dulu, atau semampunya," kata Konselor dari Ikatan Konselor Indonesia (IKI) Suhartiwi.


Kaprodi Bimbingan Konseling di Universitas Hamzanwadi itu juga menerangkan pentingnya memberikan reward atau hadiah untuk anak. Jika hadiah berupa barang, takutnya membuat anak  terbiasa, maka hadiah berupa pujian juga sangat bisa digunakan. "Misalnya, hebatnya kakak, hari ini sudah bisa sehari penuh. Kalimat seperti itu sangat disukai anak," jelasnya.


Anak suka dipuji. Karena itu, setiap hal yang dilakukan jangan sampai lewat dari apresiasi orang tua. Orang tua harus mengetahui kemampuan anak berbeda-beda. Ada yang fisiknya mampu, adanya juga yang tidak.  Karena itu, tidak baik melakukan pemaksaan. "Ajaklah dengan memberikan contoh yang baik. Juga rangsangan-rangsangan berupa reward," terangnya.


Dari perbedaan itu juga, Tiwi sangat melarang orang tua membanding-bandingkan anak dengan saudara atau temannya. "Karena itu bukan motivasi. Harus diketahui kalau kemampuan anak berbeda-beda. Membanding-bandingkan anak dengan sesamanya juga berdampak buruk pada anak," pungkasnya. (tih/r5)

Editor : Administrator
#Selong