Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

ADBMI Lotim Serahkan Buku Panduan Perlindungan PMI ke Bupati

Rury Anjas Andita • Sabtu, 23 Juli 2022 | 16:30 WIB
PETA JALAN: Bupati Lotim HM Sukiman Azmy menerima buku panduan perlindungan inklusif bagi komunitas PMI yang disusun ADBMI Lotim di ruangan kerja bupati Lotim, Jumat (22/7). (Fatih/Lombok Post)
PETA JALAN: Bupati Lotim HM Sukiman Azmy menerima buku panduan perlindungan inklusif bagi komunitas PMI yang disusun ADBMI Lotim di ruangan kerja bupati Lotim, Jumat (22/7). (Fatih/Lombok Post)
SELONG-Advokasi Buruh Migran Indonesia (ADBMI) Lotim menyerahkan sebuah roadmap atau panduan perlindungan inklusif bagi komunitas Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Pemkab Lombok Timur. Jumat (22/7), Bupati Lotim HM Sukiman Azmy menerima langsung buku tersebut di ruang kerjanya.

“Roadmap ini merupakan langkah-langkah perlindugan terhadap PMI dan keluarganya yang disusun secara menyeluruh berdasarkan pengalaman kami menangani kasus buruh migran sejak tahun 2000,” kata perwakilan Direktur ADBMI Lotim Muhnan.

Dijelaskan, penyusunan peta jalan tersebut disusun untuk merumuskan langkah-langkah perlindungan terhadap PMI dan keluarganya secara menyeluruh. Buku panduan ini menghimpun upaya ADBMI yang didukung AWO internasional dalam menangani kasus PMI di 5 Desa binaan. “Tentu apa yang kami terapkan di 5 Desa ini dapat diaplikasikan ke desa-desa lainnya di Lotim,” jelasnya.

Direktur ADBMI Lotim Roma Hidayat menjelaskan, tahapan dari penyusunan roadmap perlindungan PMI tersebut di antaranya Focus Grup Discussion (FGD) dengan beberapa pihak terkait. FGD tersebut menjadi upaya untuk mengerucutkan indikator-indikator penting yang sekiranya dibutuhkan dalam buku panduan tersebut.

Kata Roma, langkah tersebut menjadi upaya untuk menguatkan peran serta multipihak dalam melindungi komunitas pekerja migran di NTB pada umumnya dan Lotim pada khususnya. “Ini juga dapat memperkuat regulasi-regulasi yang juga kita perjuangkan. Seperti Perda perlindungan buruh migran,” jelasnya.

Menerima buku panduan tersebut, Bupati Lotim HM Sukiman Azmy mengapresiasi kinerja ADBMI Lotim. Ia berharap, roadmap tersebut salah satunya berisi tentang sosialisasi migrasi aman yang dibutuhkan masyarakat. “Karena sejauh ini, kita masih kalah dengan calo-calo yang mengiming-imingi masyarakat untuk bekerja keluar negeri,” kata Sukiman.

Ia berjanji akan mempelajari buku panduan tersebut. Sehingga nantinya buku tersebut dapat menjadi salah satu acuan daerah dalam menanggulangi persoalan buruh migran di Gumi Patuh Karya.

Sekda Lotim HM Juaini Taofik menjelaskan, kehadiran roadmap perlindungan inklusif bagi komunitas pekerja migran menjadi kebutuhan multipihak. Karena menuturnya, pemerintah tidak bisa sendiri dalam menanggulangi persoalan yang cukup majemuk di tengah masyarakat. “Butuh langkah konvergensi yang melibatkan semua pihak dan bentuk gerakan,” jelas Taofik. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#ADBMI Lotim #Perlindungan PMI