Bupati Lotim HM Sukiman Azmy dalam sambutannya menilai kinerja Irwan selama 3 tahun 28 hari bertugas di Lotim sangat memuaskan. “Tidak banyak ngomong, tapi tiba-tiba si A jadi tersangka,” kata Sukiman.
Selama bertugas di Gumi Patuh Karya, Irwan juga dinilai aktif dalam memberikan informasi dan masukan kepada pemerintah. Kendati tidak terlalu banyak berbicara, namun Irwan dinilai banyak bekerja. “Diam, tapi berhasil dalam segala aspek,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sukiman berharap Irwan mendapat keberhasilan dan kesuksesan di tempat barunya sebagai Kajari Kota Banjar, Provinsi Jawa Barat.
Sementara itu, kepada Kajari Lotim yang baru Efi Laila Kholis, bupati berharap agar dapat melanjutkan capaian baik kepemimpinan Irwan. Ia berharap Kajari Lotim dapat mewujudkan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Irwan Setiawan Wahyuhadi dalam sambutan perpisahannya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Lotim dan jajaran forkopimda. Ia mengatakan, selama 3 tahun 28 hari bertugas di Lotim, banyak mendapatkan pengalaman berharga yang tak terlupakan.
“Kami mohon maaf apabila dalam pergaulan ada hal yang tidak berkenan di hati bapak ibu sekalian,” katanya.
Sementara Kajari Lotim Efi Laila Kholis dalam sambutannya menjelaskan, sebelum ditugaskan di Lotim, ia pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama 4 tahun. Setelah itu Kejaksaan Agung (Kejagung) dan baru ke Kejari Lotim.
Ia berharap Kejari Lotim di bawah kepemimpinannya dapat menjadi lebih baik. Bukan hanya meningkatkan pelayanan di ranah penegakan hukum, tapi juga aspek lain dalam membantu masyarakat.
“Semoga kami dapat mendukung pak bupati di sini dengan menjalankan tugas dan tupoksi kejaksaan. Hal-hal baik kajari sebelumnya tentu akan kami lanjutkan,” kata Efi. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita