Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pencinta Motocross Lotim Senang Nih, SLL Bangun Sirkuit di Labuhan Haji

Rury Anjas Andita • Sabtu, 29 Oktober 2022 | 22:00 WIB
MENYAMBUT MOTOGP: Pembenahan sarana dan fasilitas pendukung di Pertamina Mandalika International Street Circuit digesa pemerintah untuk menyukseskan event MotoGP, Maret 2022.(DOK/Lombok Post)
MENYAMBUT MOTOGP: Pembenahan sarana dan fasilitas pendukung di Pertamina Mandalika International Street Circuit digesa pemerintah untuk menyukseskan event MotoGP, Maret 2022.(DOK/Lombok Post)
SELONG-Sunrise Land Lombok (SLL) membangun sirkuit motocross di kawasan wisata pantai Labuhan Haji, Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji. Sirkuit tersebut dibangun di atas lahan seluas 40 are.

“Belum standar, tapi ke depan akan terus kita kembangkan,” kata Direktur SLL Labuhan Haji Qori’ Bayyinaturrosyi pada Lombok Post, Jumat (28/10).

Pembangunan sirkuit tersebut dilatarbelakangi oleh keinginan SLL untuk melengkapi ruang kolaborasi yang selama ini dibangun. Konsep wisata berbasis komunitas sebelumnya telah dikembangkan. Misalnya membangun pojok baca untuk komunitas literasi, wahana olahraga seperti sepak bola dan sepak takraw, dan ruang lainnya untuk komunitas pecinta lingkungan.

Sirkuit motocross sendiri dibangun untuk mengakomodir komunitas pencinta motocross di Lotim. “Sebelum pembangunan sirkuit ini, kita berkoordinasi dengan komunitas pembalap motocross. Salah satu yang terlibat juga pembalap motocross dari Lotim,” terangnya.

Sirkuit sendiri untuk saat ini sudah bisa digunakan untuk berlatih oleh para pencinta motocross di Gumi Patuh Karya. Baik yang profesional atau pun komunitas trabas. Dengan adanya sirkuit motocross, SLL akan merancang sebuah event untuk menyambut WSBK dan MotoGP.

“Setidaknya sirkuit ini ke depannya bisa menjadi sport tourism juga di Lotim,” tuturnya.

Kendati belum standar, ia telah mencanangkan pengembangan ke depannya. Kata Qori’, tidak menutup kemungkinan SLL akan mengembangkannya menjadi sirkuit motocross standar internasional. Hal tersebut didukung oleh lahan yang digarap di SLL seluas 7,2 hektare.

“Dengan adanya potensi tersebut, kenapa tidak kita kembangkan secara profesional,” tandasnya. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#Sirkuit #sunrise land lombok #Labuhan Haji #Sport Tourism #Motocross