LombokPost--Mauluddin, nelayan asal Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lombok Timur (Lotim) ditemukan meninggal dunia di atas perahu miliknya dengan posisi tengkurap, Kamis, (4/1).
"Mayat korban ditemukan di atas perahu di Perairan Sunut, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lotim. Saat itu korban sedang melaut sendiri," terang Kasi Humas Polres Lotim Iptu Nicolas Oesman, Jum'at (5/01).
Diceritakan Nicolas, menurut keterangan dari istri korban, Siti Aminah, suaminya pergi menjaring ikan sejak hari Rabu, (3/1) lalu sekitar pukul 16.30 wita. Biasanya korban melaut selama satu hari satu malam dan biasanya langsung pulang ke rumah sekitar pukul 08.00 wita.
Namun sampai pukul 11.00 wita korban tidak kunjung pulang. Sehingga istri korban merasa khawatir.
Selanjutnya, tepat pada Kamis (4/1) seorang nelayan atas nama Mastur hendak pulang dari tengah laut. Namun saat saksi sampai di perairan Sunut, dia melihat perahu milik korban terombang ambing terbawa arus.
"Setelah melihat perahu korban, saksi ini kemudian mendekati perahu milik korban dan saksi melihat korban di atas perahu dengan posisi tengkurap," imbuhnya.
Melihat kondisi korban yang sudah tidak berdaya, saksi langsung naik ke atas perahu milik korban dan berusaha menggerakkan badan korban namun pada saat itu korban sudah meninggal dunia.
"Saksi langsung membawa pulang korban ke rumah duka. Pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi atau visum terhadap korban dan mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah," ujarnya. (cr-par).
Editor : Kimda Farida