LombokPost--Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Lombok Timur (Lotim) sejak Senin (12/2) pagi hingga menjelang siang menyebabkan banjir bandang di Desa Seruni Membul, Kecamatan Pringabaya.
Puluhan rumah terendam air setinggi sekitar 70-90 sentimeter.
"Banjirnya mulai dari pukul 15.00 Wita sampai 17:00 Wita. Puluhan rumah warga tergenang dan ratusan warga terdampak," terang Kepala Desa Seruni Mumbul Tajudin, Selasa (13/2).
Banjir tersebut mengakibatkan puluhan kuburan warga Desa Seruni Mumbul ambrol.
Selain itu, sejumlah fasilitas lainnya juga menjadi rusak. Rumah-rumah warga dan sekolah dipenuhi lumpur.
Banjir tersebut juga mengakibatkan aktivitas warga menjadi terganggu termasuk kegiatan belajar mengajar.
Lahan pertanian warga juga banyak yang rusak.
Tidak ada korban jiwa akibat banjir tersebut namun sejumlah prabotan rumah tangga hayut terbawa air.
"Selama satu bulan ini sudah dua kali terjadi banjir dan hampir terjadi setiap tahun. Tapi tumben seperti ini, biasanya terjadi karena luapan air sungai. Tapi kalau saat ini turun langsung dari bukit," ungkapnya.
Banjir tersebut kata dia, terjadi akibat aliran air dari perbukitan tertutup oleh aktivitas penambangan batu yang ada di bukit.
Sehingga air pegunungan yang turun tidak melalui jalur sungai yang biasanya, namun airnya menyebar ke lahan pertanian warga.
Selain air, rumah warga juga dipenuhi oleh lumpur.
Sebelumnya pihak desa sudah mengantisipasi akan terjadinya banjir tersebut.
Namun hanya lokasi yang diantisipasi yang tidak terlalu parah.
"Kita antisipasi di sebelha selatan yang parah malah di sebelah utaranya. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan rumah warga tidak ada yang sampai rusak," pungkasnya. (cr-par).
Editor : Kimda Farida