Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cara Pemuda Perenang Desa Kabar Menyambut Bulan Ramadan, Bersih-bersih Makam Hingga Begibung

nur cahaya • Rabu, 26 Februari 2025 | 09:30 WIB

 

GOTONG ROYONG: Masyarakat Dusun Perenang, Desa Kabar Kecamatan Sakra saat melakukan gotong royong membersihkan kuburan dalam rangka menyambut bulan Ramadan, Senin (24/2).
GOTONG ROYONG: Masyarakat Dusun Perenang, Desa Kabar Kecamatan Sakra saat melakukan gotong royong membersihkan kuburan dalam rangka menyambut bulan Ramadan, Senin (24/2).
 

 

Pemuda Dusun Perenang, Desa Kabar, Kecamatan Sakra, Lombok Timur melakukan berbagai kegiatan untuk menyambut bulan Ramadan.

---------------------------

Bulan Ramadan tinggal menghitung hari. Masyarakat sudah mulai mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan bulan yang penuh rahmat itu. Bahkan sejak satu bulan lalu atau sejak memasuki bulan Sakban, berbagi kegiatan dilakukan masyarakat.

Salah satunya yang terlihat di Dusun Perenang, Desa Kabar, Kecamatan Sakra, Lombok Timur. Ada zikir dan doa semacam syukuran bersama, atau masyarakat setempat menyebutnya roah.

Wakil Ketua Ikatan Pemuda Dusun Perenang (IPDP) Sopiandi menceritakan beberapa pekan sebelum memasuki Ramadan, masyarakat yang memiliki rezeki lebih akan mengadakan roah di  rumah masing-masing. “Dengan harapan agar selalu sehat, murah rezeki dan meminta doa selamat baik untuk keluarga yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia,” terang Sopiandi, Selasa (24/2).

Kegiatan lainnya ialah melakukan bersih-bersih di Tempat Pemakaman Umum (TPU). Pada bulan puasa masyarakat umumnya lebih sering berziarah ke makam keluarga.

Terlebih, pada hari raya idul fitri, sampai beberapa hari setelah hari raya. Untuk itulah kegiatan membersihkan makam keluarga ini rutin dilakukan setiap jelang bulan puasa. “Ini merupakan kebiasaan yang bagus menurut kami. Karena selain menjadi momentum untuk memperbaiki dan membersihkan kuburan keluarga yang dipenuhi rumput dan semak-semak, juga untuk meningkatkan tali persaudaraan dan meningkatkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Terutama di kalangan anak-anak muda,” jelasnya.

Selain membersihkan dan menata kuburan keluarga. Kegiatan yang biasanya dilakukan ialah membersihkan jalan perkampungan. Dengan tujuan agar masyarakat yang pergi salat, terutama pada salat tarawih bisa berangkat dengan aman dan nyaman.

Selanjutnya ialah membersihkan musala dan masjid, mulai dari mencuci karpet, membersihkan lantai dan semua halaman. Tak ketinggalan menghiasnya dengan memasang lampu warna warni dan lainya. “Semua ini diakukan semata-mata dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan yang penuh rahmat dan berkah ini,” katanya.

Tak kalah menarik, ada pula kegiatan rekreasi bersama. Acara rekreasi ini disebut dengan acara bersin (membersihkan) puasa. “Nah setalah rekreasi barulah kemudian memasang lampu penerang di jalan-jalan perkampungan dan gang. Ini bertujuan untuk memberikan penerangan kepada masyarakat yang hendak pergi tarawih. Kalau dulu biasanya pakai obor. Namun sekarang sudah berubah menggunakan lampion,” ungkapnya.

Dirinya berharap semua acara, hingga bersin puasa ini tetap dilestarikan masyarakat. Terutama generasi muda yang akan datang. Mengingat acara ini selain mengungkapkan kegembiraan menyambut bulan suci Ramadhan, juga menjadi momentum untuk meningkatkan semangat gotong royong dan memperkuat tali persaudaraan antar masyarakat. (Supardi/r6)

Editor : Redaksi Lombok Post
#keluarga #rekreasi #tpu #memperbaiki #momentum #pemuda #masyarakat #pemakaman #Tali Persaudaraan #Gotong Royong