“Terduga pelaku ditangkap di rumahnya, di Bangket Daya, Desa Kumbang. Saat ditangkap terduga pelaku sedang di rumahnya, pada Senin (5/5),” terang KBO Satresnarkoba Polres Lotim Ipda Lalu Zian Iqbal, Rabu (7/5).
Penangkapan terduga pelaku bermula dari informasi dari masyarakat, bahwa di rumah tersebut kerap digunakan untuk transaksi narkoba.
Setelah dilakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi yang valid, polisi kemudian melakukan penggerebekan di rumah terduga pelaku.
Saat dilakukan penggeledahan badan dan pakaian, polisi berhasil menemukan barang bukti (BB) berupa satu klip yang diduga narkotika jenis sabu-sabu.
Kemudian saat dilakukan penggeledahan di rumah terduga pelaku dan tempat lainnya kembali ditemukan tujuh klip yang diduga narkotika jenis sabu-sabu.
Barang haram itu ditemukan di jendela rumah terduga pelaku.
“Saat dilakukan penggeledahan di ruangan lainnya, kami juga berhasil menemukan BB berupa satu bungkus klip kosong, kaca, satu buah korek api gas, satu buah skop plastik, satu unit HP merek Samsung dan uang tunai sebesar Rp 1.5 juta,” ungkapnya.
Terduga pelaku bersama BB saat ini telah diamankan di Satresnarkoba Polres Lotim guna proses hukum lebih lanjut.
Berdasarkan hasil tes urine, terduga pelaku juga dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.
Berdasarkan hasil penimbangan, total berat BB narkotika diduga sabu yang berhasil diamankan sebanyak 3,76 gram.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, terduga diketahui merupakan pengedar di daerah Desa Kumbang.
“Dari pengakuan terduga pelaku, barang tersebut didapatkan dari rekannya yang ada di Desa Kumbang juga,” ungkapnya.
Saat ini tim Satresnarkoba tengah mendalami asal usul barang tersebut. Termasuk rekan terduga pelaku tempat mengambil barang tersebut sedang diselidiki.
“Rekan pelaku masih sedang diselidiki. Kami akan terus melakukan pengembangan, asal usul barang dan lainnya,” Pungkasnya.
Sementara itu, terduga pelaku M saat dimintai keterangan oleh Polisi mengaku barang tersebut miliknya yang didapatkan dari salah seorang rekannya.
Ia mengaku perbuatan itu baru pertama dilakukan.
“Baru pertama kali, saya mengambil di teman,” singkatnya. (par)
Editor : Kimda Farida