Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kecewa Penanganan Masalah PMI Lamban di Disnaker, ADBMI Lotim Pilih Lapor Ke Damkarmat

Supardi/Bapak Qila • Sabtu, 14 Juni 2025 | 08:22 WIB

 
Divisi advokasi Fauzan (memakai masker) saat memasukkan sejumlah persoalan PMi ke Damkarmat Lotim, Jumat (13/6). (Supardi/Lombok Post)
Divisi advokasi Fauzan (memakai masker) saat memasukkan sejumlah persoalan PMi ke Damkarmat Lotim, Jumat (13/6). (Supardi/Lombok Post)

LombokPost-Advokasi Buruh Migran Indonesia (ADBMI) Lombok Timur (Lotim) terpaksa membawa sejumlah kasus yang menimpa Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lotim ke Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).

Hal ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) yang dinilai lamban dan tidak bisa menyelesaikan berbagai masalah PMI yang terjadi di Lotim.

"Ini sebagai bentuk keputus asaan kami di ADBMI terutama saya pribadi, atas kasus yang menimpa PMI sampai saat ini masih terkatung-katung bahkan tidak bisa selesai," terang Fauzan Divisi Advokasi ADBMI, Jum'at (13/6).

 Baca Juga: Perhatian! Gubernur NTB Ancam Pidanakan P3MI yang Mengirim PMI tanpa Zero Cost

Sejumlah kasus PMI telah dilaporkan ke pemerintah dan Disnakertrans Lotim, namun tidak kunjung ada penyelesaian. Bahkan baru-baru ini ada dua orang PMI yang menjadi korban penipuan dari salah satu PT tidak bisa diselesaikan.

Padahal kata dia, Perusahaan tersebut merupakan binaan Disnakertrans. Namun Disnakertrans tak mampu menekan perusahaan untuk menyelesaikan kasus tersebut. Hal ini yang membuatnya lebih memilih mengadu ke Damkarmat dibandingkan Disnakertrans.

"Di tahun 2025 ini banyak kasus PMI yang terjadi, tapi kami tidak mau melaporkannya ke Disnakertrans. Kami lebih baik ke BP3MI. Karena percuma dilaporkan tidak ada penyelesaiannya," ujarnya.

 Baca Juga: Pekerja Migran Indonesia Asal Lombok Barat Jadi Korban Pembacokan di Malaysia

Rata-rata kasus yang menimpa PMI Lotim ialah penipuan dan gagal berangkat. Bahkan kasus yang dilaporkan ke Damkarmat ini merupakan kasus yang sejak tahun 2024, dan sampai saat ini tidak kunjung selesai. 

Selama tahun 2025 ini nyaris tidak ada kasus yang bisa selesai. Hal ini yang membuatnya untuk enggan melapor ke Disnakertrans. Selama tahun 2025 ini, jika ada kasus yang terjadi pada PMI ia lebih memilih menyelesaikan persolan di tingkat desa daripada harus melapor ke Disnakertrans.

"Disnakertrans dan Damkarmat ini kami rasa sama saja, sama-sama melakukan penyelamatan. Bedanya Damkarmat ini lebih cepat respons, tidak mengenal waktu. Mau tengah malam, pagi,siang dan sore selalu direspons cepat. Makanya masyarakat sangat percaya dengan Damkarmat," Ujarnya.

 Baca Juga: Diduga Dibunuh di Johor Malaysia, PMI Asal Lombok Barat Dipulangkan Hari Ini

Dirinya berharap Damkarmat Lotim bisa menyelesaikan persoalan tersebut, sebagaimana melakukan penyelamatan yang lain di masyarakat. Damkarmat satu-satunya instansi yang dipercaya oleh masyarakat karena cepat merespon masalah masyarakat.

"Di 2025 ini hampir kami tidak pernah lagi bawa masalah PMI ke Disnakertrans Lotim, karena kami tidak ingin kasus-kasus ini sama dengan tahun 2024. Kami coba pelajari dulu kasusnya jika modelnya sama dengan sebelumnya kami lebih baik tidak melaporkannya," tutupnya. 

Editor : Akbar Sirinawa
#Kasus pmi #PMI #ADBMI #Lotim