Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bupati Lotim Tekankan Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah

Supardi/Bapak Qila • Jumat, 7 November 2025 | 05:45 WIB

Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin saat memberikan arahan kepada semua pejabat di Lotim pada acara Sinkronisasi dan Harmonisasi Program Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah
Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin saat memberikan arahan kepada semua pejabat di Lotim pada acara Sinkronisasi dan Harmonisasi Program Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah
 


Lombokpost-Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin menekankan pentingnya sinkronisasi program pemerintah pusat dan daerah agar program prioritas nasional berjalan efektif. Hal itu disampaikan saat memberikan arahan kepada ratusan pejabat di lingkungan Pemkab Lotim.

"Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting dilakukan agar program prioritas nasional dapat berjalan efektif hingga ke tingkat kabupaten," terang Bupati Lotim, Kamis (6/11).

Pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,3 triliun untuk mendukung berbagai program strategis melalui pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Ia mengatakan ada 17 program prioritas pemerintahan Prabowo—Gibran, delapan di antaranya harus menjadi perhatian daerah. Di antaranya program ketahanan pangan, ketahanan energi, program makan bergizi gratis (MBG), kesehatan, serta penguatan ekonomi kerakyatan.

“Program-program ini harus disinkronkan dengan rencana kerja pemerintah daerah agar anggaran pusat bisa terserap optimal di Lotim. Semua OPD harus aktif menjemput bola ke pemerintah pusat dengan memanfaatkan jaringan yang sudah disediakan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan seluruh OPD agar disiplin waktu dan kerja, memahami tupoksi kementerian serta OPD terkait, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga: Dapur MBG Sayang-Sayang Diduga Langgar Aturan, PUPR Tegaskan Bukan Alasan Program Pusat
Kondisi fiskal Lotim tahun 2026 mengalami penurunan, hal ini terjadi di semua daerah di Indonesia. Karena itu, setiap OPD diharapkan dapat menyusun strategi untuk menarik dan merealisasikan program pusat ke daerah.

“Upaya penjemputan program pusat sudah kami lakukan dan mulai menunjukkan hasil yang baik, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, serta bidang lain yang langsung menyentuh masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, semua program yang akan dilakukan bertujuan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Namun diakui masih ada petugas pelayanan di Lotim yang belum ramah terhadap masyarakat.

Baca Juga: Pelaksanaan Program Pusat MBG di Lombok Utara Belum Jelas
“Padahal mereka bekerja untuk masyarakat tapi mereka tidak ramah terhadap masyarakat. Tidak saja di bidang kesehatan tetapi juga di sektor lain.”

Sekda Lotim M Juaini Taofik menyampaikan pentingnya resiliensi pelayanan publik di tengah penyesuaian transfer keuangan daerah dan desa. Hal itu menjadi dasar pentingnya sinkronisasi dan harmonisasi program kementerian dan lembaga dengan program daerah.

"Kegiatan ini kami harap dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada seluruh pimpinan pejabat eselon II dan III, serta lurah dan kepala UPT dalam upaya sinkronisasi dan harmonisasi pemerintah pusat dan daerah di tengah dinamika fiskal," tutupnya. 

Editor : Akbar Sirinawa
#progam #program nasional #Lotim