Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bulog Lotim Salurkan Bantuan Beras Alokasi Oktober-November

Supardi/Bapak Qila • Sabtu, 15 November 2025 | 12:29 WIB
Kepala Bulog Lotim Supermansah (Kanan) bersama Kades Montong Betok (Kiri) Dian AD saat menyerahkan bantuan pangan kedapa masyarakat miskin
Kepala Bulog Lotim Supermansah (Kanan) bersama Kades Montong Betok (Kiri) Dian AD saat menyerahkan bantuan pangan kedapa masyarakat miskin

Lombok post-Badan Urusan Logistik (Bulog) Lombok Timur (Lotim) kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat miskin untuk alokasi bulan Oktober-November. Setiap penerima bantuan pangan (PBP) menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan.

"Jadi masing-masing penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng," terang Kepala Bulog Lotim Supermansah, Jumat (14/11).

Lotim menjadi daerah pertama di NTB yang menyalurkan bantuan pangan alokasi Oktober-November. Penyaluran dimulai dari Desa Montong Betok, Kecamatan Montong Gading, dengan total penerima di desa tersebut sebanyak 999 orang.

Total beras yang disalurkan untuk dua bulan di Lotim sebanyak 2.640.780 kilogram dan minyak goreng 528.156 liter, dengan total penerima 132.039 orang.

"Jumlah penerima bulan ini mengalami peningkatan dari periode Juni-Juli lalu, sebelumnya penerima sebanyak hanya 129 ribu," katanya.

Penyaluran bantuan pangan ini ditargetkan tuntas dalam dua minggu ke depan. Penyerahan simbolis kepada masyarakat sekaligus menjadi langkah untuk melakukan pengawasan dan memastikan bantuan tepat sasaran.

Meski ada penyaluran bantuan pangan, dipastikan tidak akan mengganggu stok beras di Gudang Bulog Lotim. Stok beras mencapai 31 ribu ton lebih sehingga aman sampai tahun depan.

"Stok kita InsyaAllah aman sampai tahun depan, tidak terganggu dengan penyaluran bantuan ini," katanya.

Kepala Desa Montong Betok Dian Asmara Desa menyampaikan jumlah penerima bantuan sebanyak 999 orang. Jumlah ini menurun dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 1.300 penerima.

"Kami tidak tahu pasti penyebab berkurangnya penerima ini, mungkin karena desilnya sudah berubah. Karena banyak juga masyarakat kita yang mengundurkan diri sebagai penerima program PKH," jelasnya.

Proses penyaluran bantuan pangan dilakukan secara detail. Setiap penerima harus memperlihatkan KTP, difoto, dan dilayani bertahap. Ia memastikan bantuan tidak akan salah sasaran.

Data penerima bantuan berasal dari pemerintah pusat melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). (par/r7)

 

Editor : Prihadi Zoldic
#bantuan pangan 10 kg Oktober November #bulog #Beras #Lotim