Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wabup Lotim Dorong Desa Berdaya Sentuh Keluarga Warga Binaan

Supardi/Bapak Qila • Sabtu, 22 November 2025 | 17:53 WIB
Wakil Bupati Lotim Moh. Edwin Hadiwijaya saat bertemu dengan Kepala Lapas selong
Wakil Bupati Lotim Moh. Edwin Hadiwijaya saat bertemu dengan Kepala Lapas selong

Lombokpost-Program Desa Berdaya Pemprov NTB diharapkan bisa menjangkau keluarga warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong. Langkah ini dinilai penting agar ekonomi keluarga yang ditinggalkan tetap stabil selama kepala keluarga menjalani hukuman.

“Untuk itu kita minta mereka bisa jadi sasaran program desa berdaya,” harap Wakil Bupati Lotim Moh Edwin Hadiwijaya.

Dalam program Desa Berdaya terdapat pendampingan, pembinaan, dan bantuan modal usaha sekitar Rp 7 juta. Kata dia, pada 2026 program Desa Berdaya akan menyasar tujuh desa di Lotim. Harpaannya dari desa tersebut ada keluarga warga binaan yang mendapatkan program ini.

Selain itu, Edwin menyebut Sekolah Rakyat di Lotim juga diharapkan dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan anak warga binaan, mengingat seluruh biaya sekolah ditanggung pemerintah.

“Mereka juga warga kita, jadi harus juga kita perhatikan,” katanya.

Lebih lanjut Wabup menegaskan, setiap manusia berada pada posisi yang sama dalam perjalanan hidup. Ia menyoroti pentingnya perbaikan diri, amal kebaikan, dan menjauhi perbuatan syirik sebagai fondasi keselamatan.

“Tidak adajaminan bahwa kami yang berada di luar Lapas akan lebih lama mencapai akhir perjalanan dibanding warga binaan. Untuk itu mari kita sama-sama memperbaiki diri,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II B Selong Ahmad Sihabudin menyampaikan, Lapas Selong bukan hanya menjadi tempat menjalani hukuman, tetapi melalui kolaborasi bersama Pemkab Lotim pihaknya memberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan warga binaan di berbagai bidang.

“Kita ada pelatihan dari BPVP, kemudian dari (Dinas) Peternakan. Dengan harapan setelah bebas warga binaan ini punya skill yang bisa dikembangkan dan tidak balik lagi ke sini (Lapas),” tutupnya. (par/r7)

Editor : Prihadi Zoldic
#desa berdaya #Lapas Selong #Lapas #wargabinaan