Lombokpost-Pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) di Lombok Timur (Lotim) saat ini fokus pada penyusunan struktur kepengurusan atau kelembagaan. Serta pelatihan para pengurus yang telah terbentuk.
"Saat ini sudah masuk angkatan ke IV. Masing-masing desa ada lima orang pengurus," terang Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lotim Baiq Farida Apriani, Minggu (23/11).
Terkait koperasi yang sudah memiliki lahan untuk pembangunan kantor, pihaknya belum memperoleh data pasti. Masing-masing koperasi diwajibkan menyiapkan lahan seluas 10 are.
"Persoalan lahan banyak yang belum clear. Untuk data pasti yang sudah memiliki lahan, termasuk yang sudah membangun kantor kami belum terima datanya," pungkasnya.
Kabid Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Lotim Irwan Khair menyampaikan, sejumlah Koperasi Merah Putih akan mendapatkan pendampingan dari Dinas Koperasi Lotim dan dari Pemprov NTB hingga TNI. Pihaknya akan mendampingi tiga koperasi di daerah pesisir, yakni Koperasi Jerowaru, Labuhan Haji dan Sugian.
"Pemprov NTB akan mendampingi lima koperasi yang telah memiliki embrio usaha yang jelas sebagai koperasi percontohan," ungkapnya.
Baca Juga: NTB All-Out Sukseskan Program Koperasi Merah Putih Presiden Prabowo
Sementara koperasi yang akan didampingi oleh TNI ada dua Kopdes yang telah diajukan yakni Koperasi Desa Lendang Nangka di Kecamatan Masbagik dan Koperasi Desa Pejaring di Kecamatan Sakra Barat. (par/r7)