Lombokpost-Pemkab Lombok Timur (Lotim) mengucurkan anggaran ratusan juta untuk pembinaan atlet, sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026.
“Kita harus persiapkan diri menghadapi agenda olahraga besar yang akan datang, mulai dari Porprov NTB XII Tahun 2026 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2028,” terang Bupati Lotim Haerul Warisin saat membuka Liga 4 Piala Bupati Lotim, Selasa (2/12).
Ia menekankan para atlet Lotim harus rajin berlatih, dan KONI Lotim diminta segera mengidentifikasi atlet yang akan turun pada Porprov untuk mengikuti pembinaan.
Prestasi Lotim pada Porprov 2026 ditargetkan meningkat. Jika tidak meraih peringkat pertama, minimal Lotim dapat menempati peringkat kedua.
“Mudah-mudahan prestasi yang kita dapatkan bisa meningkat, semoga kita dapat juara satu,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen dan perhatian terhadap olahraga, Haerul Warisin yang juga Ketua KONI Lotim menyerahkan dana bantuan strategis sebesar Rp 110 juta sebagai dana penyelenggaraan Liga 4 kepada ASKAB PSSI Lotim.
Selain itu, KONI juga menyerahkan Rp 434 juta lebih kepada PASI Lotim untuk pengadaan peralatan dasar strategi pemenangan Porprov NTB XII Tahun 2026, dan Rp 279 juta untuk membiayai kegiatan Platda.
Ketua Umum ASKAB PSSI Lotim Muhammad Yusri menyampaikan, Liga 4 merupakan ruang strategis untuk kualifikasi dan seleksi klub maupun pemain potensial di Lotim.
“Ini pintu masuk bagi para atlet kita untuk mengikuti turnamen di level yang lebih besar, seperti Piala Gubernur yang merupakan kegiatan pokok kami selanjutnya,” tambahnya.
Ia meyakini Lotim memiliki atlet potensial di berbagai cabang olahraga. Karena itu, ia meminta para atlet muda menunjukkan kemampuan terbaik.
“Tunjukkan apa yang bisa dilakukan untuk meraih prestasi yang bisa dibanggakan demi daerah kita yang kita cintai ini,” tutupnya.
Editor : Siti Aeny Maryam