Lombokpost-Wisata pegunungan Sembalun tetap menjadi primadona pariwisata di Lombok Timur (Lotim). Kawasan ini selalu ramai pengunjung, terutama saat akhir pekan maupun libur tahun baru.
Medan jalan yang menanjak, berkelok, dan berkabut justru memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Setiap tikungan menuju Sembalun menyuguhkan nuansa petualangan, terutama saat melintasi hutan belantara.
“Ini bukan sekadar perjalanan, tapi bagian dari wisata itu sendiri. Meski harus ekstra hati-hati karena jalanan menanjak dan berkelok, namun setiap tikungan menyuguhkan pemandangan alam yang luar biasa,” terang Hul Husain, salah seorang pengunjung asal Masbagik saat menghabiskan akhir pekan di Sembalun.
Ia menyebut hujan ringan dan kabut tebal yang menyelimuti lereng Gunung Rinjani menjadi daya tarik yang dinantikan pengunjung. Sembalun selalu menjadi tujuan bagi mereka yang mencari ketenangan di tengah panorama alam yang eksotis.
Konsep penginapan di Sembalun yang didominasi rumah kayu sederhana namun unik dan antik menambah daya pikat kawasan ini. Hunian tersebut menawarkan harmoni antara kenyamanan modern dengan keasrian alam dan kemegahan Rinjani.
“Apalagi ketika malam hari suasana hangat sangat terasa. Para tamu berkumpul di area terbuka untuk membuat api unggun, ada yang sekedar menghangatkan badan, hingga bakar-bakar ikan,” katanya.
Duduk bersantai memandang Rinjani dan kabut yang turun mampu menghilangkan penat dari rutinitas pekerjaan. Suhu dingin Sembalun memberikan kenyamanan dan ketenangan tersendiri bagi pengunjung.
Selain menginap di vila, banyak tamu memilih mendirikan tenda di lapangan terbuka. Berkemah kini menjadi pilihan utama, baik bagi anak muda maupun keluarga.
“Selain murah meriah, alam Sembalun yang indah sangat pas untuk camping bersama keluarga,” katanya.
Perpaduan udara sejuk, keindahan alam, dan suasana tenang menjadikan Sembalun sebagai lokasi ideal untuk berlibur bersama kerabat maupun keluarga.
Ia menyarankan bagi yang berencana berkunjung ke Sembalun untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Selain itu, wisatawan diingatkan membawa pakaian tebal karena suhu udara yang cukup dingin.
“Itu harus perhatikan sebelum berkunjung ke Sembalun, demi keamanan dan kenyamanan saat berlibur, “ katanya. (par/r7)
Editor : Prihadi Zoldic