Lombokpost-Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) Moh Edwin Hadiwijaya kembali melantik puluhan pejabat administrator, pengawas, serta kepala UPTD Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam birokrasi pemerintahan. Mutasi dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi guna meningkatkan kapasitas dan kinerja aparatur sipil negara (ASN),” terang Wabup Edwin, Jumat (30/1).
Para pegawai di lingkup Pemkab Lotim ditekankan untuk menerapkan prinsip good governance. Edwin menegaskan saat ini ASN dituntut mengimplementasikan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang baik harus terus diperkuat melalui pembenahan birokrasi.
“ASN BerAKHLAK bukan sekadar slogan. Namun nilai-nilai ini harus benar-benar dipahami dan diimplementasikan dalam setiap tugas dan tanggung jawab,” tegasnya.
Seluruh pejabat ditekankan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, terutama di sektor kesehatan. Pejabat yang baru dilantik diharapkan segera beradaptasi agar pelayanan berjalan cepat, efektif, dan optimal. Selain itu, para pejabat juga diminta terus meningkatkan kompetensi guna menjawab tantangan pelayanan publik ke depan.
Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat kinerja sektor kesehatan dan meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat Lotim.
“Kepala UPTD Puskesmas adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Bupati berkali-kali menekankan pentingnya pelayanan yang cepat, ramah, dan berkualitas,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Lotim Yulian Ugi Lusianto menyebutkan, pejabat yang dilantik terdiri dari tiga pejabat administrator, 48 pejabat pengawas, serta 18 kepala UPTD Puskesmas.
Editor : Siti Aeny Maryam