Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Terduga Curanmor Nyaris Diamuk Warga

Supardi/Bapak Qila • Rabu, 22 April 2026 | 19:17 WIB
Pelaku M, 36, beruntung nyawa-nya berhasil diselamatkan aparat kepolisian setelah tertangkap basah saat melancarkan aksinya, Selasa (21/4).
Pelaku M, 36, beruntung nyawa-nya berhasil diselamatkan aparat kepolisian setelah tertangkap basah saat melancarkan aksinya, Selasa (21/4).

LombokPost – Amuk massa nyaris pecah di Desa Aikmel Timur, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur.

Seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial M, 36, beruntung nyawa-nya berhasil diselamatkan aparat kepolisian setelah tertangkap basah saat melancarkan aksinya, Selasa (21/4).

Ketegangan sempat memuncak ketika warga yang tersulut emosi mengepung pelaku.

Baca Juga: Terduga Pelaku Curanmor di Anjani Ternyata ODGJ

Beruntung, personel kepolisian segera tiba di lokasi untuk meredam situasi yang mulai tidak terkendali.

"Teman-teman Kepolisian bergerak cepat meredam situasi yang sempat memanas, setelah terduga pelaku curanmor tertangkap," terang Kasi Humas Polres Lotim, Iptu Lalu Rusmaladi.

Ia menegaskan, kehadiran aparat di lokasi bertujuan utama untuk mengendalikan situasi sekaligus mengevakuasi terduga pelaku.

Baca Juga: Tiga Tahun Buron ke Arab Saudi, Pelaku Curanmor Ditangkap di Lombok Tengah

Hal ini dilakukan demi menghindari tindakan main hakim sendiri yang berisiko fatal.

“Petugas berupaya maksimal mengevakuasi terduga pelaku dari kerumunan massa demi menjaga keselamatan yang bersangkutan serta mencegah situasi semakin meluas,” ujar Rusmaladi.

Aksi kriminal ini bermula saat sepeda motor milik korban yang terparkir di depan rumah digasak pelaku.

Baca Juga: Modus Curanmor Pria Berinisial LR dengan Pura-Pura Jadi Pembeli

Namun, pemilik kendaraan memergoki aksi tersebut dan spontan berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu bak komando bagi warga sekitar yang langsung melakukan pengejaran hingga pelaku berhasil diringkus.

Emosi massa yang membuncah membuat pelaku sempat menjadi bulan-bulanan. Bahkan, sepeda motor yang diduga digunakan pelaku tak luput dari amarah warga hingga dirusak dan dibakar di lokasi kejadian.

"Saat petugas Kepolisian tiba di lokasi, upaya evakuasi sempat mendapat hambatan. Sejumlah warga yang masih tersulut emosi melakukan pelemparan batu ke arah petugas," ungkapnya.

Meski dihujani batu, petugas tetap mengedepankan pendekatan persuasif. Menggunakan tameng sebagai pelindung, personel tetap bertahan untuk menahan eskalasi massa yang semakin beringas.

“Akibat insiden tersebut, dua personel dari Brimob dan Polres Lotim mengalami luka akibat lemparan batu saat menjalankan tugas pengamanan,” tambah Kasi Humas.

Lantaran kondisi kian genting, petugas akhirnya mengambil langkah tegas dan terukur dengan melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan. Strategi tersebut terbukti efektif meredam situasi hingga kondisi berangsur kondusif.

“Langkah ini terpaksa kita lakukan sebagai upaya terakhir untuk mengurai massa dan memastikan situasi di lokasi kembali kondusif,” jelas Iptu Rusmaladi.

Setelah massa mencair, pelaku berhasil dievakuasi ke kantor polisi guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Rusmaladi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak bertindak anarkistis.

“Kami mengajak masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tutupnya. (par)

Editor : Redaksi
#Curanmor Aikmel #Amuk Massa #Polres Lotim #gas air mata #Pencurian Motor