LombokPost--Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin menekankan seluruh tenaga kesehatan, terutama perawat di Lotim, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan senyum, ramah, dan tidak judes.
“Senyuman yang tulus dari perawat atau tenaga kesehatan itu bisa menjadi obat bagi pasien. Kami harap perawat di Lotim akan memberikan pelayanan yang baik dan profesional,” terang Bupati Lotim Haerul Warisin saat menghadiri Rakerda Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).
Pelayanan yang baik dengan penuh senyum sejalan dengan cita-cita besar Pemkab Lotim untuk menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.
Para perawat diharapkan menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain.
Baca Juga: Berhasil Lakukan Inovasi, Dua Nakes Lotim Dihadiahi Naik Haji dari Kemenkes
Pemkab Lotim berkomitmen terus melengkapi seluruh fasilitas, baik sarana prasarana maupun sumber daya manusia (SDM) di rumah sakit yang ada di Lotim.
Bahkan, Pemkab Lotim akan terus mengupayakan agar Lotim memiliki fasilitas kesehatan yang lengkap dan standar sehingga masyarakat tidak perlu dirujuk ke daerah lain.
“Cukup dengan datang ke rumah sakit kabupaten, pelayanan kesehatan yang dibutuhkan sudah dapat terpenuhi,” harapnya.
Ia sangat mengapresiasi dedikasi para perawat di Lotim.
Diharapkan, rakerda yang dilaksanakan dapat menghasilkan rumusan yang sejalan dengan visi misi serta isu-isu strategis di daerah.
Kepala Dinas Kesehatan selaku Ketua DPD PPNI Lotim Lalu Aries Fahrozi melaporkan, jumlah anggota PPNI di Lotim mencapai lebih dari 3 ribu orang, sehingga PPNI menjadi organisasi profesi terbesar kedua setelah PGRI.
“Kami akan terus mengupayakan peningkatan kompetensi anggota, kesejahteraan, dan pengabdian untuk masyarakat,” katanya.
Diakui, masih ada keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan.
Namun, pihaknya berjanji akan terus berbenah dan memperbaiki pelayanan agar semakin baik.
Ia menekankan seluruh perawat untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan berharap rakerda ini memberi manfaat nyata dalam peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta semangat pengabdian.
Editor : Kimda Farida