LombokPost - Badan Pusat Statistik (BPS) Lombok Timur (Lotim) mencatat pertumbuhan ekonomi Lotim dalam lima tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Bahkan pada 2025, pertumbuhan ekonomi Lotim menduduki posisi tertinggi kedua di NTB.
“Tahun 2025 pertumbuhan ekonomi Lotim tertinggi kedua setelah Kota Mataram, dengan catatan 4,93 persen,” terang Kasubag Umum BPS Lotim Zainul Irfan, Minggu (10/5).
Selama lima tahun terakhir pertumbuhan ekonomi Lotim terus meningkat. Pada 2021 pertumbuhan ekonomi Lotim berada di angka 3,12 persen. Kemudian pada 2022 naik menjadi 3,18 persen. Tahun 2023 kembali naik menjadi 4,31 persen. Selanjutnya pada 2024 turun menjadi 4,20 persen. Lalu pada 2025 mengalami peningkatan cukup signifikan menjadi 4,93 persen.
Baca Juga: BPS NTB Warning TPID Soal Inflasi Kota Bima
Kata dia, ada empat faktor yang menyebabkan laju pertumbuhan ekonomi Lotim tertinggi pada 2025. Pertama, penyediaan akomodasi dan makan minum dengan angka 9,85 persen.
“Nah di penyediaan akomodasi dan makan minum ini di sana ada tingkat hunian hotel, sama dampak program Makan Bergizi Gratis (MBG), karena SPPG di Lotim cukup banyak,” jelasnya.
Faktor selanjutnya adalah jasa keuangan dan asuransi sebesar 8,98 persen. Hal itu dilihat dari peningkatan pendapatan pegadaian dan kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan pada 2025.
Baca Juga: SE2026, BPS NTB Perkuat Sinergi Data Pelaku Usaha
Faktor ketiga, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor. Hal itu dilihat dari tingginya penjualan BBM dan peningkatan jumlah kendaraan yang terjual pada 2025 dibanding tahun sebelumnya.
“Kemudian faktor keempat itu adalah perdagangan listrik dan gas sebesar 6,35 persen. Ini dikarenakan terjadi peningkatan pemakaian listrik di tahun 2025,” jelasnya.
Sementara itu, Sekda Lotim M Juaini Taufik mengatakan, pertumbuhan ekonomi Lotim dibentuk oleh para pelaku usaha dan masyarakat. Karena itu, meski APBD Lotim berkurang, tidak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Juga: SE2026, BPS NTB Perkuat Sinergi Data Pelaku Usaha
“Kenapa ekonomi Lotim meningkat di tahun 2025? Pertama dari sisi jumlah uang yang beredar di Lotim, jika dibandingkan 2024 dengan 2025 jauh lebih banyak 2025. Mana datanya? Kita coba hitung MBG. Satu dapur saja belanja Rp 50 juta per hari, kemudian di Lotim ada 200 dapur, sudah berapa uang yang beredar di Lotim,” jelasnya. (par/r7)
Editor : Prihadi Zoldic