LombokPost-SMAN 2 Selong masih menjadi salah satu sekolah paling banyak diburu pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Lombok Timur. Pada jalur afirmasi, jumlah pendaftar tercatat lebih dari 250 calon siswa, sementara kuota yang tersedia hanya 30 persen dari total daya tampung.
“SMAN 2 Selong dari segi prestasi akademik maupun nonakademik masih bagus dan bisa bersaing dengan sekolah yang lain,” terang Waka Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia SPMB SMAN 2 Selong Muhammad Ahsan Setiawan kepada Lombok Post, Senin (9/6).
Ahsan mengatakan, pendaftaran jalur afirmasi telah dibuka sejak 2 hingga 6 Juni. Jalur afirmasi ini tetap berkaitan dengan domisili. Penentuan siswa tetap melihat jarak rumah ke sekolah. Karena itu, sebagian besar calon siswa yang lulus berasal dari sekitar sekolah. Sistem juga telah mengatur ketentuan itu secara langsung.
Baca Juga: SPMB SMA NTB 2026 Masih Berlangsung, SMAN 2 Narmada Siap Tampung Siswa yang Belum Lolos
“Jalur afirmasi ini kemarin sempat terkendala website sehingga pendaftaran diperpanjang hingga tanggal 6 Juni yang sebelumnya sampai tanggal 2. Alhamdulillah, setiap tahun pendaftaran di SMAN 2 Selong selalu tinggi,” ungkapnya.
Kuota yang diajukan SMAN 2 Selong pada SPMB tahun ini sebanyak 396 siswa. Jumlah itu terbagi dalam 11 rombongan belajar. Tahapan SPMB saat ini memasuki proses daftar ulang bagi siswa yang lulus melalui jalur afirmasi.
Setelah daftar ulang, panitia akan melanjutkan tahapan pendaftaran jalur prestasi pada 11 hingga 13 Juni. Selanjutnya, SPMB berlanjut ke jalur zonasi.
Baca Juga: SMKN 1 Lingsar Diserbu Pendaftar, Lebih 800 Calon Siswa Daftar SPMB 2026
“Untuk jalur prestasi yang dilihat adalah nilai di atas 1.700. Kemudian, sertifikat minimal mendapatkan juara tiga di kabupaten. Ada juga yang melalui prestasi keagamaan, minimal hafal 3 juz,” ungkapnya.
Ahsan menegaskan, tingginya animo calon siswa untuk mendaftar di SMAN 2 Selong terjadi setiap tahun. Menurut dia, hal itu tidak lepas dari prestasi siswa-siswi SMAN 2 Selong di bidang akademik maupun nonakademik.
Bahkan, tidak sedikit calon siswa dari daerah batas zonasi, seperti Kecamatan Suralaga, ingin mendaftar ke SMAN 2 Selong. Namun, panitia menyarankan mereka mendaftar ke sekolah lain karena pendaftar dari sekitar zonasi juga cukup banyak.
Editor : Akbar Sirinawa