Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PMI Asal Wanasaba yang Meninggal di Malaysia Dipulangkan

Supardi • Kamis, 2 Juli 2026 | 19:44 WIB
PULANGKAN: Seorang petugas sedang mengurus pemulangan jenazah Sahabudin ke tanah air.
PULANGKAN: Seorang petugas sedang mengurus pemulangan jenazah Sahabudin ke tanah air.


LombokPost-Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Sahabudin, warga Dusun Bengkung, Desa Karang Baru, Kecamatan Wanasaba Lombok Timur (Lotim) yang meninggal dunia di, Selangor Malaysia pada Minggu (28/6) lalu, akhirnya berhasil dipulangkan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lotim Suroto menyampaikan setelah mendapatkan informasi, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Disnakertrans Provinsi NTB dan BP3MI dan ditindaklanjuti ke KBRI di Malaysia.

"Berdasarkan dokumen dari pihak Malaysia, penyebab utama kematian almarhum adalah serangan jantung. Ini diperkuat dengan surat keterangan dari Unit Forensik Hospital Kuala Kubu Bharu, Selangor, " Terang Suroto, Kamis (2/7).

Suroto menyebutkan almarhum Sahabudin diketahui berstatus sebagai PMI non-prosedural. Kendati demikian, pemerintah tetap memfasilitasi pemulangan jenazah atas permintaan keluarga.

Baca Juga: PMI di Korsel Meninggal Akibat Kecelakaan Kerja, Pemerintah Bawa Pulang Jenazah dan Beri Santunan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dia mengingatkan masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri untuk mengikuti prosedur yang benar sehingga hak-hak mereka sebagai pekerja migran dapat terjamin.

"Kami terus mengedukasi masyarakat agar bekerja ke luar negeri melalui jalur yang resmi. sehingga perlindungan terhadap PMI dan keluarganya bisa lebih maksimal," Tutupnya.

Sementara istri Korban Sak'yah menyampaikan bahwa suaminya sudah empat tahun bekerja di Malaysia. Sebelum dikabarkan meninggal dunia. Suaminya sempat menghubunginya beberapa hari lalu.

Baca Juga: Innalillahi! PMI Asal Lobar Meninggal Dunia di Malaysia, DPRD NTB Minta Pemulangan Jenazah Dibiayai Negara

"Beberapa hari dia (almarhum) sempat menelpon. Dia menanyakan kondisi anak-anak. Dia juga sempat memberitahukan saya kalau badannya terasa pegal-pegal," Katanya.

Sebelumnya almarhum tidak pernah sakit parah. Sehingga ia merasa kaget ketika mendapat kabar meninggal dunia.

Ia mengaku sempat khawatiran jika jenazah suaminya tidak bisa dipulangkan ke tanah air. Mengingat suaminya berangkat secara ilegal. Namun setelah mendapat kepastian dari pemerintah, jenazah suaminya bisa dipulangkan, ia merasa lega meski kepulangan suaminya sudah tidak bernyawa. 

Baca Juga: Praktik Pengiriman Tenaga Kerja Ilegal Harus Ditekan, DPRD NTB Sosialisasi Raperda Perlindungan PMI
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pemulangan jenazah suami saya, " Tandasnya.  (par)

Editor : Kimda Farida
#meninggal dunia #PMI #ilegal #Lotim #Malaysia